Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Selasa, 20 Oktober 2020 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Sigit intinya tidak usah panik selama pandemi. "Tidak usah dengerin berita yang menambah kepanikan. Lakukan kegiatan sepertibiasa, marketing, research, dll. Di mana yang lain menurunkan biaya marketing, kita malah melakukan kebalikannya. Menaikan budget marketing, menambah stok, dll," jelasnya.
Selain digital marketing, kunci di era kompetisi yang ketat seperti ini adalah produk. Sigit menyebut percuma memasarkan jika ternyata produknya tidak menarik bagi konsumen. "Produk kita harus berbeda dari kompetitor, atau bahkan lebih baik dari kompetitor.
Untuk produk Ishiya, kami bermain ke arah dompet/tas dengan desain vintage dan modern," ungkapnya.
"Kami juga terus berinovasi dan mengikuti tren namun tidak meninggalkan ciri khas kami. Jadi kita mempunyai segmen pasarnya sendiri. Rata-rata yang sudah membeli produk kami, akan repeat order kembali untuk produk lain, dan menjadi pelanggan setia, hal ini dapat menghemat biaya marketing," sambungnya.
Untuk yang penasaran dengan produk-produk Ishiya bisa dilihat di website ishiya.id
Selain digital marketing, kunci di era kompetisi yang ketat seperti ini adalah produk. Sigit menyebut percuma memasarkan jika ternyata produknya tidak menarik bagi konsumen. "Produk kita harus berbeda dari kompetitor, atau bahkan lebih baik dari kompetitor.
Untuk produk Ishiya, kami bermain ke arah dompet/tas dengan desain vintage dan modern," ungkapnya.
"Kami juga terus berinovasi dan mengikuti tren namun tidak meninggalkan ciri khas kami. Jadi kita mempunyai segmen pasarnya sendiri. Rata-rata yang sudah membeli produk kami, akan repeat order kembali untuk produk lain, dan menjadi pelanggan setia, hal ini dapat menghemat biaya marketing," sambungnya.
Untuk yang penasaran dengan produk-produk Ishiya bisa dilihat di website ishiya.id
(ars)
Lihat Juga :