Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:01 WIB
loading...
Bukan Introvert, Inilah...
Gangguan kepribadian skizoid bisa merusak hubungan sosial penderitanya. Foto/Flora Westbrook, Pexels
A A A
JAKARTA - Gangguan kepribadian skizoid dianggap sebagai gangguan tersembunyi karena kebanyakan orang yang menderita ini kelihatan sangat tenang.

Kecuali mereka yang langsung bicara ke kamu bahwa mereka punya gangguan ini, nyaris gak mungkin kamu sadar ada yang salah dengan mereka.

Kalau diperhatikan, kamu mungkin mengganggap mereka cuma orang yang introvert dan gak terlalu tertarik berhubungan dengan orang lain. Namun, ternyata masalah mereka jauh lebih serius dari itu.

Melansir dari Psychology Today, ternyata masih sedikit orang yang tahu tentang gangguan kepribadian ini. Gangguan kepribadian skizoid adalah gangguan kepribadian yang penderitanya mengalami ketidakmampuan dalam membentuk hubungan sosial.

Berbeda dengan gangguan skizotipal dan skizofrenia, gangguan skizoid gak sampai mengalami paranoid, halusinasi, dan masih masuk akal ketika berbicara.

Orang dengan gangguan ini juga bisa bekerja lebih baik dalam pekerjaan yang mengharuskannya bekerja sendiri. Tapi, mereka secara konsisten menghindari interaksi dengan orang lain.

Nah, berikut masalah yang dimiliki orang yang punya gangguan kepribadian skizoid. (Baca Juga: Gangguan Psikologi yang Sering Dialami Idola K-Pop dan Rentan Buat Anak Muda )

1. KURANGNYA KEPERCAYAAN PADA ORANG LAIN

Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Foto: Shutterstock

Pengalaman traumatis masa kecil dengan orang tua yang gak peduli, lalai, mengganggu, atau kasar membuat penderita skizoid yakin bahwa mengandalkan orang lain secara inheren gak aman. Seringkali, mereka punya orang tua narsistik atau kejam yang menjadikan masa kecil penderitanya seperti neraka.

2. MANDIRI YANG BERLEBIHAN

Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Foto: Shutterstock

Alih-alih mencari bantuan, mereka selalu melakukan seluruh aktivitasnya secara mandiri. Penderita skizoid juga cenderung sangat personal dan jarang berbagi detail kehidupan pribadi mereka dengan banyak orang. Hal ini dikarenakan kurangnya kepercayaan mereka terhadap orang lain.

3. MENGHINDARI KEDEKATAN FISIK DAN EMOSIONAL

Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Foto: Shutterstock

Orang dengan skizoid sebisa mungkin selalu menjauhkan diri mereka secara fisik dan emosional dengan orang lain karena mereka punya ketakutan sosial. Di sebuah pesta, mereka cenderung diam-diam berdiri di tepi kelompok dengan minuman di tangan mereka.

4. PERILAKUNYA SEPERTI NARSISTIK

Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Foto: Shutterstock

Meski perilakunya mirip perilaku narsistik, tapi motif mereka sangat berbeda dengan si narsis. Orang narsistik meninggalkan pasangannya karena bosan, marah, atau gak lagi menganggap pasangannya ideal, sekaligus mencari pengakuan dari pasangan barunya.

Sedangkan orang dengan gangguan kepribadian skizoid meninggalkan pasangannya karena ia merasa terjebak dan takut dikendalikan. (Baca Juga: Tes Kepribadian di Mata Psikolog )

5. PUNYA FANTASI YANG RUMIT

Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Foto: Shutterstock

Orang yang menderita skizoid cenderung lebih suka menyukai hubungan fantasi dibanding hubungan nyata. Ini karena merekapunya kendali penuh atas hal yang terjadi. Itu yang membuat hubungan fantasi lebih aman untuk mereka.

Beberapa orang dengan skizoid menciptakan dunia fantasi yang begitu menarik dan rumit sehingga kebanyakan dari mereka menjadi penulis terkenal.

6. MENYEMBUNYIKAN REAKSI EMOSIONAL

Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid

Foto: Shutterstock

Kebanyakan orang dengan gangguan kepribadian skizoid diam-diam mencoba menangani semuanya sendiri. Kalau gak terpaksa, maka mereka gak akan melibatkan orang lain dalam masalah mereka. (Baca Juga: Dua Tipe Passion: Harmonis dan Obsesif, Kamu yang Mana? )

Untuk mengatasi gangguan skizoid, yakni dengan melakukan psikoterapi dan menceritakan kesulitan-kesulitan yang dialami kepada terapis, hingga mengonsumsi obat tertentu yang bisa membantu mengatasi masalah kecemasan yang mungkin terjadi.

Di samping itu, dukungan keluarga juga perlu supaya penderita skizoid bisa segera sembuh dan bisa kembali melakukan interaksi sosial.

Fitri Rizky Hartanti
Kontributor GenSINDO
IISIP JAKARTA
Instagram: @frizkyhrtnti
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
Rekomendasi
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Berita Terkini
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved