World Smile Day: Smile Train Ajak Masyarakat Partisipasi dalam Kampanye Tebar Satu Senyuman
Selasa, 20 Oktober 2020 - 23:10 WIB
loading...
Suasana diskusi virtual When Smile is Still a Privilege. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Organisasi nirlaba internasional Smile Train Indonesia bekerja sama dengan The People of Asia dan Dr. Tompi mengajak masyarakat tebarkan senyum melalui perayaan World Smile Day yang jatuh pada 2 Oktober lalu.
Dirayakan secara virtual di tengah pandemi, melalui perayaan ini, Smile Train ingin membangkitkan kesadaran masyarakat bahwa masih banyak penderita celah bibir maupun celah langit-langit di Indonesia yang sangat ingin memiliki satu senyuman sempurna.
(Baca Juga: Tips Aman Ketika Mengantre di Masa Pandemi )
World Smile Day merupakan hari perayaan global yang sekaligus menjadi pengingat masyarakat untuk selalu berbagi senyum dan kasih sayang kepada sesama. Pada perayaan kali ini, Smile Train mengajak masyarakat bergabung untuk memberikan senyum, kasih sayang, serta harapan bagi anak-anak yang terlahir dengan kondisi celah bibir dan langit-langit.
"Melalui kampanye World Smile Day, kami ingin mengajak lebih banyak orang untuk sadar bahwa setiap hari ada 540 bayi di dunia yang terlahir dengan celah bibir dan atau langit-langit. Kondisi ini merupakan sesuatu yang bisa berdampak serius, bahkan menimbulkan komplikasi seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, dan berbicara," kata Program Director & Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati melalui siaran resminya, belum lama ini.
Tahun ini Smile Train bersama The People of Asia, kanal jaringan komunitas di Asia Tenggara untuk berbagi informasi dan ide, serta Dr. Tompi berkolaborasi mengadakan perayaan virtual yang bisa dilakukan di rumah oleh siapa saja. Bersama The People Of Asia, Dr. Tompi membagikan cerita tentang dedikasi dan perhatiannya terhadap pasien penderita bibir sumbing di Indonesia dalam sebuah percakapan virtual yang menginspirasi.
Dirayakan secara virtual di tengah pandemi, melalui perayaan ini, Smile Train ingin membangkitkan kesadaran masyarakat bahwa masih banyak penderita celah bibir maupun celah langit-langit di Indonesia yang sangat ingin memiliki satu senyuman sempurna.
(Baca Juga: Tips Aman Ketika Mengantre di Masa Pandemi )
World Smile Day merupakan hari perayaan global yang sekaligus menjadi pengingat masyarakat untuk selalu berbagi senyum dan kasih sayang kepada sesama. Pada perayaan kali ini, Smile Train mengajak masyarakat bergabung untuk memberikan senyum, kasih sayang, serta harapan bagi anak-anak yang terlahir dengan kondisi celah bibir dan langit-langit.
"Melalui kampanye World Smile Day, kami ingin mengajak lebih banyak orang untuk sadar bahwa setiap hari ada 540 bayi di dunia yang terlahir dengan celah bibir dan atau langit-langit. Kondisi ini merupakan sesuatu yang bisa berdampak serius, bahkan menimbulkan komplikasi seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, dan berbicara," kata Program Director & Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati melalui siaran resminya, belum lama ini.
Tahun ini Smile Train bersama The People of Asia, kanal jaringan komunitas di Asia Tenggara untuk berbagi informasi dan ide, serta Dr. Tompi berkolaborasi mengadakan perayaan virtual yang bisa dilakukan di rumah oleh siapa saja. Bersama The People Of Asia, Dr. Tompi membagikan cerita tentang dedikasi dan perhatiannya terhadap pasien penderita bibir sumbing di Indonesia dalam sebuah percakapan virtual yang menginspirasi.
Lihat Juga :