Gandeng JKT48, Rutgers Indonesia Ajak Remaja Melek Isu HKSR

loading...
Gandeng JKT48, Rutgers Indonesia Ajak Remaja Melek Isu HKSR
Lagu-lagu JKT48 kerap berisi pesan semangat dan jangan menyerah, relasi yang sehat dengan teman sebaya, dan mencintai diri sendiri demi masa depan yang cerah. / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Rutgers WPF Indonesia, sebagai organisasi non-profit yang bergerak pada isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KGBS) mengajak fans JKT48 mengetahui tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas dan bahaya kekerasan. Hal itu disampaikan dalam acara Your Voice, World's Future yang dilaksanakan 17 Oktober 2020 dan disiarkan melalui channel Youtube Rutgers Indonesia.

(Baca juga: Daftar Lengkap Nominasi Anugerah Musik Indonesia Awards 2020)

Acara tersebut menjadi ajang untuk menunjukkan hasil kerja tiap program termasuk pelaksanaan desiminasi pengetahuan HKSR dan KBGS kepada masyarakat luas serta memperkuat branding Rutgers WPF Indonesia sebagai center of excellence pada bidang HKSR dan KBGS di Indonesia.

Dalam ajang ini, bukan tanpa alasan Rutgers WPF Indonesia menggandeng grup idol JKT48, yang beranggotakan wanita-wanita muda yang bakat menyanyi dan menari. Lagu-lagu JKT48 kerap mengandung pesan semangat dan jangan menyerah, relasi yang sehat dengan teman sebaya, dan mencintai diri sendiri demi masa depan yang cerah. Dengan demikian, sangattepat bila JKT48 dilibatkan untuk membantu menyampaikan isu-isu Rutgers WPF Indonesia kepada para remaja.



Hingga saat ini rekaman acara Your Voice, World's Future sudah disaksikan lebih dari 10.000 fans JKT48 dan juga para remaja lintas wilayah di Indonesia. Kegiatan ini dibuka dengan penampilan JKT 48 yang membawakan lagu Heavy Rotation. Rangkaian acara ini pun diisi showcase program-program Rutgers WPF Indonesia yang menyajikan capaian-capaian program, serta testimoni-testimoni dari para penerima manfaat.

"Sebagai sebuah ikhtiar, Rutgers Indonesia mempertemukan dua dunia, remaja dan dewasa agar keduanya dapat bergerak bersama, bukan sekadar dapat saling berbicara tetapi juga berdialog, bukan hanya bekerjasama tetapi mencipta karya bersama, bukan hanya saling mendengar tetapi saling menyimak dan bukan hanya saling mengerti tetapi saling memahami," ujar Country Representative Rutgers WPF Indonesia, Amala Rahmah.

Salah satu penerima manfaat dari program Rutgers Indonesia, Luh Putu Wulandari Artha, KISARA PKBI Bali mengatakan bahwa sebelumnya tidak cukup percaya diri dan insecure untuk berkomunikasi, berinteraksi dan bernegosiasi dengan orang dewasa.



"Dengan mengikuti Training Meaningful Youth Participation (MYP) saya jadi lebih tahu kalau remaja harus berani menyuarakan pendapatnya sendiri, karena kalau bukan kita sendiri sebagai remaja siapa lagi yang lagi lebih tahu kebutuhan kita selain kita sendiri," ujarnya mantap.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top