Go Internasional, Sarung Atlas Turut Kenalkan Budaya Indonesia di Dunia
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:59 WIB
loading...
Di tengah tantangan global dewasa ini, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menyerukan dan menjelaskan ajaran Islam. Sarung Atlas pun turut mendukung. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Di tengah tantangan global dewasa ini, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menyerukan dan menjelaskan ajaran Islam sebagai rahmatan lill alamin.
Dibutuhkan peran santri dalam menghadapi tantangan global tersebut, dengan melahirkan santri-santri yang mandiri dan memiliki orientasi Go Global. (Baca juga: Saatnya Sobat Ambyar Bersinar di GTV, Segera Daftar Audisinya di RCTI+! )
Para Santri dapat berperan aktif berkontribusi pada perdamaian dunia, membuka peluang berbisnis dan berkarier di dunia internasional, sekaligus mengenalkan identitas dan pelestarian nilai budaya Indonesia melalui sarung.
Santri dan sarung ibaratnya sudah menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan. Terbukti, mayoritas pesantren di Indonesia menjadikan sarung sudah seperti menjadi pakaian wajib. Artinya, fungsi sarung sudah bukan lagi menjadi pakaian untuk beribadah, tapi sudah memiliki nilai kehidupan.
Bahkan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Hari Sarung Nasional pada 3 Maret dan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober. Penetapan Hari Santri Nasional memiliki arti dan makna sebagai momentum untuk refleksi yang kemudian menjadikan dasar refleksi itu untuk berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri demi kemajuan bangsa. Sedangkan, makna Hari Sarung Nasional memilki makna sebagai kekayaan budaya yang tidak dimiliki bangsa dan negara lain.
Hal inilah membuat sarung memiliki Identitas yang turut mempromosikan keislaman yang menghargai tradisi dan ramah yang sudah menjadi karakteristik masyarakat Indonesia.
Behaestex sebagai produsen produk Sarung BHS dan Sarung Atlas , turut menjaga nilai dan makna sarung bagi santri yang turut berperan mengenalkan identitas dan pelestarian nilai budaya Indonesia pada dunia Internasional dengan menghadirkan produk kualitas premium, yakni Atlas Super Premium.
Dibutuhkan peran santri dalam menghadapi tantangan global tersebut, dengan melahirkan santri-santri yang mandiri dan memiliki orientasi Go Global. (Baca juga: Saatnya Sobat Ambyar Bersinar di GTV, Segera Daftar Audisinya di RCTI+! )
Para Santri dapat berperan aktif berkontribusi pada perdamaian dunia, membuka peluang berbisnis dan berkarier di dunia internasional, sekaligus mengenalkan identitas dan pelestarian nilai budaya Indonesia melalui sarung.
Santri dan sarung ibaratnya sudah menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan. Terbukti, mayoritas pesantren di Indonesia menjadikan sarung sudah seperti menjadi pakaian wajib. Artinya, fungsi sarung sudah bukan lagi menjadi pakaian untuk beribadah, tapi sudah memiliki nilai kehidupan.
Bahkan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Hari Sarung Nasional pada 3 Maret dan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober. Penetapan Hari Santri Nasional memiliki arti dan makna sebagai momentum untuk refleksi yang kemudian menjadikan dasar refleksi itu untuk berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri demi kemajuan bangsa. Sedangkan, makna Hari Sarung Nasional memilki makna sebagai kekayaan budaya yang tidak dimiliki bangsa dan negara lain.
Hal inilah membuat sarung memiliki Identitas yang turut mempromosikan keislaman yang menghargai tradisi dan ramah yang sudah menjadi karakteristik masyarakat Indonesia.
Behaestex sebagai produsen produk Sarung BHS dan Sarung Atlas , turut menjaga nilai dan makna sarung bagi santri yang turut berperan mengenalkan identitas dan pelestarian nilai budaya Indonesia pada dunia Internasional dengan menghadirkan produk kualitas premium, yakni Atlas Super Premium.
Lihat Juga :