Water Sport Tanjung Benoa Aman Dikunjungi, Begini Protokol Kesehatannya
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
“Di sini alat kami sediakan sebanyak 40 set. Jadi sesuai aturan protokol baru harus setengahnya atau 50 persen, jadi kita hanya bisa menerima 25 orang setiap hari. Sementara untuk diving, hingga Desember dengan adanya pandemi ini kita mau close dulu karena sangat sensitif, untuk sea walker dan snorkeling masih bisa dengan ketentuan alat sangat memadai,” sebut Ayu Krisna Dewi, Sales & Marketing Manager PT. Rekreasi Bahari Benoa.
Ayu mengungkapkan, saat ini sejak dibuka kembali Bali untuk wisatawan kenaikan kunjungan wisatawan yang belumlah signifikan, hanya sekitar 10 persen saja yang datang setiap harinya ke Tanjung Benoa. Sementara, sebelum pandemi, kawasan Tanjung Benoa tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Pihaknya pun mengharapkan bulan Desember hingga Januari akan ada lebih banyak lagi kunjungan wisatawan ke Bali.
Pihaknya berharap Pemerintah untuk berupaya meyakinkan wisatawan bahwa dengan protokol kesehatan, Bali sudah siap dan aman untuk dikunjungi. (Baca juga: Seo Ye Ji Jadi Bintang Populer Wanita di Buil Film Awards 2020 )
“Sebagai pelaku usaha wisata air, kami sangat berharap pemerintah memberikan keyakinan ataupun sebuah note bahwa Bali itu aman, Bali itu siap dikunjungi, ayo Bali bisa bangkit pariwisata Indonesia. Bali tetap disiplin, tetap melakukan protokol sehingga kita cepet berubah dan normal kembali,” tambahnya.
Adapun selain memiliki BMR Dive & Water sport, PT. Rekreasi Bahari Benoa juga memiliki restoran Baracuda yang letaknya bersebelahan dengan BMR. Di restoran ini protokol kesehatan juga dilakukan, diantaranya jarak kursi minimal satu meter dan memberikan tanda larangan untuk digunakan.
Ayu mengungkapkan, saat ini sejak dibuka kembali Bali untuk wisatawan kenaikan kunjungan wisatawan yang belumlah signifikan, hanya sekitar 10 persen saja yang datang setiap harinya ke Tanjung Benoa. Sementara, sebelum pandemi, kawasan Tanjung Benoa tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Pihaknya pun mengharapkan bulan Desember hingga Januari akan ada lebih banyak lagi kunjungan wisatawan ke Bali.
Pihaknya berharap Pemerintah untuk berupaya meyakinkan wisatawan bahwa dengan protokol kesehatan, Bali sudah siap dan aman untuk dikunjungi. (Baca juga: Seo Ye Ji Jadi Bintang Populer Wanita di Buil Film Awards 2020 )
“Sebagai pelaku usaha wisata air, kami sangat berharap pemerintah memberikan keyakinan ataupun sebuah note bahwa Bali itu aman, Bali itu siap dikunjungi, ayo Bali bisa bangkit pariwisata Indonesia. Bali tetap disiplin, tetap melakukan protokol sehingga kita cepet berubah dan normal kembali,” tambahnya.
Adapun selain memiliki BMR Dive & Water sport, PT. Rekreasi Bahari Benoa juga memiliki restoran Baracuda yang letaknya bersebelahan dengan BMR. Di restoran ini protokol kesehatan juga dilakukan, diantaranya jarak kursi minimal satu meter dan memberikan tanda larangan untuk digunakan.
(tdy)
Lihat Juga :