TWISTED, Series Horor Komedi: Film Rasa Bioskop yang Tayang Eksklusif di Vision+
Senin, 26 Oktober 2020 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan wawancara yang sama, Martin Anugrah yang juga merupakan sutradara ‘Twisted’ mengatakan bahwa keputusan untuk membuat ‘Twisted’ sebagai original series perdana Vision+ ini merupakan buah pemikirannya bersama Clarissa Tanoesoedibjo yang juga merupakan produser eksekutif, agar dapat memberikan konten yang pas untuk positioning dari platform layanan OTT ini.
“Kita memang mau membuatnya lebih premium, konten-konten yang memang bagus, high quality. Dan kebetulan yang paling dekat adalah Halloween, yang gak jauh dari horor, komedi, dan ada thriller nya juga,” kata pria yang juga merupakan CEO Cameo Project ini.
Martin juga menceritakan bahwa pada awalnya ‘Twisted’ direncanakan untuk dibuat 8 episode secara bersambung. Namun dengan adanya beberapa kendala pada teknis, produksi, waktu yang mepet, hingga talent, pria yang juga pernah membintangi ‘Mars Met Venus’ ini memutuskan untuk memproduksi ‘Twisted’ menjadi 8 episode dengan jalan cerita berbeda. Disitulah ia memutuskan untuk menggaet Adink Liwutang untuk support baik teknis maupun visual.
“Ketika Martin mengajak untuk saya terlibat pada proyek ini, saya melihat ada premis yang sangat menarik,” kata Adink. (Baca juga: Billy dan Amanda Bakal Klarifikasi di Silet Awards 2020 )
“Kita semua godok dengan benar-benar. Yang menentukan talent dia (Martin), kreatifnya juga dia, saya cuma menjembatani bagaimana menjadi sebuah visual dan background story yang kuat secara karakter. Selebihnya kami sama-sama men-direct."
Menyutradarai original series yang mengangkat genre horor komedi, Adink mengaku sempat mendapati kejadian yang cukup mistis di lokasi syuting yang membuatnya merinding saat diminta untuk menceritakannya kembali. “Pada saat syuting episode ‘Sendiri’, kita mendengar suara lain. Suara menangis. Dan yang lain gak mendengar.
“Kita memang mau membuatnya lebih premium, konten-konten yang memang bagus, high quality. Dan kebetulan yang paling dekat adalah Halloween, yang gak jauh dari horor, komedi, dan ada thriller nya juga,” kata pria yang juga merupakan CEO Cameo Project ini.
Martin juga menceritakan bahwa pada awalnya ‘Twisted’ direncanakan untuk dibuat 8 episode secara bersambung. Namun dengan adanya beberapa kendala pada teknis, produksi, waktu yang mepet, hingga talent, pria yang juga pernah membintangi ‘Mars Met Venus’ ini memutuskan untuk memproduksi ‘Twisted’ menjadi 8 episode dengan jalan cerita berbeda. Disitulah ia memutuskan untuk menggaet Adink Liwutang untuk support baik teknis maupun visual.
“Ketika Martin mengajak untuk saya terlibat pada proyek ini, saya melihat ada premis yang sangat menarik,” kata Adink. (Baca juga: Billy dan Amanda Bakal Klarifikasi di Silet Awards 2020 )
“Kita semua godok dengan benar-benar. Yang menentukan talent dia (Martin), kreatifnya juga dia, saya cuma menjembatani bagaimana menjadi sebuah visual dan background story yang kuat secara karakter. Selebihnya kami sama-sama men-direct."
Menyutradarai original series yang mengangkat genre horor komedi, Adink mengaku sempat mendapati kejadian yang cukup mistis di lokasi syuting yang membuatnya merinding saat diminta untuk menceritakannya kembali. “Pada saat syuting episode ‘Sendiri’, kita mendengar suara lain. Suara menangis. Dan yang lain gak mendengar.
Lihat Juga :