Di Masa Pandemi, Pastikan Imunitas Anak Tetap Terjaga
Selasa, 27 Oktober 2020 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi bila anak berada di dalam ruangan tertutup karena lebih sulit menjaga jarak dengan orang lain di sekitarnya. Selain itu, ventilasi udara di dalam ruangan tertutup juga tidak sebaik pertukaran udara di ruangan terbuka. (Baca juga: Bantuan Kuota Internet Tersendat, Perhimpunan Guru: Kemendikbud Tak Serius)
Khusus bagi anak balita, menurut dr Cynthia akan sangat sulit untuk memberikan pengertian agar mereka tetap diam di satu tempat dan menjaga jarak minimal dengan orang lain di sekitarnya. Hal yang juga akan sukar dilakukan adalah melarang anak untuk tidak menyentuh berbagai barang di sekitarnya karena kelompok usia ini memang sedang senang melakukan eksplorasi berbagai hal baru yang ditemuinya.
“Maka itu, tetap berada di rumah selama masa pandemi ini merupakan rekomendasi utama dalam era new normal terutama bagi kelompok usia anak,” ujarnya. Dia pun mengingatkan agar tidak melewatkan imunisasi sehingga anak terlindungi dari berbagai penyakit menular lain selain Covid-19.
Semua vaksin yang tercakup dalam jadwal imunisasi boleh diberikan, terutama imunisasi dasar pada 18 bulan pertama kehidupan anak. Jika kondisi tidak memungkinkan untuk dilakukan sesuai jadwal, maka imunisasi boleh ditunda dengan anjuran tidak lebih dari satu bulan dari jadwal.
Bagi anak yang batuk dan pilek dengan atau tanpa demam, ini merupakan tanda adanya infeksi saluran napas yang dapat disebabkan oleh berbagai macam kuman, termasuk Covid-19. Saat anak masih tampak aktif dan masih mau makan/minum, maka observasi kondisi anak di rumah saja terlebih dahulu.
Khusus bagi anak balita, menurut dr Cynthia akan sangat sulit untuk memberikan pengertian agar mereka tetap diam di satu tempat dan menjaga jarak minimal dengan orang lain di sekitarnya. Hal yang juga akan sukar dilakukan adalah melarang anak untuk tidak menyentuh berbagai barang di sekitarnya karena kelompok usia ini memang sedang senang melakukan eksplorasi berbagai hal baru yang ditemuinya.
“Maka itu, tetap berada di rumah selama masa pandemi ini merupakan rekomendasi utama dalam era new normal terutama bagi kelompok usia anak,” ujarnya. Dia pun mengingatkan agar tidak melewatkan imunisasi sehingga anak terlindungi dari berbagai penyakit menular lain selain Covid-19.
Semua vaksin yang tercakup dalam jadwal imunisasi boleh diberikan, terutama imunisasi dasar pada 18 bulan pertama kehidupan anak. Jika kondisi tidak memungkinkan untuk dilakukan sesuai jadwal, maka imunisasi boleh ditunda dengan anjuran tidak lebih dari satu bulan dari jadwal.
Bagi anak yang batuk dan pilek dengan atau tanpa demam, ini merupakan tanda adanya infeksi saluran napas yang dapat disebabkan oleh berbagai macam kuman, termasuk Covid-19. Saat anak masih tampak aktif dan masih mau makan/minum, maka observasi kondisi anak di rumah saja terlebih dahulu.
Lihat Juga :