Khawatir Covid-19, Haruskah Pengobatan Pasien Kanker Ditunda?
Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Nah untuk pemeriksaan laboratorium rutin ini bisa dimundurkan 2-3 bulan ke depan bagi yang rutin periksa setahun sekali. Sedangkan bagi yang rutin periksa enam bulan sekali bisa diundur 1-2 bulan ke depan selama wabah corona. "Sepanjang tidak ada keluhan dan dokter melihat tidak ada pertimbangan khusus, ini masuk pasien low risk," ucap dr. Ronald.
Guna menjaga daya tahan tubuh pasien kanker mengingat pengobatan pasien kanker bisa menurunkan imunitas, dr. Ronald menyarankan konsumsi vitamin C dosis tinggi atau tablet kalsium. Ada isu konsumsi obat peningkat imun atau imun booster justru menjadi senjata makan tuan.
Bukannya melindungi tapi sistem imun malah bereaksi terlalu hebat dan terjadi apa yang disebut badai sitokin. "Ini yang ditakutkan kalau terlalu banyak imun booster, memang masih kontroversi tapi menurut saya cukup vitamin C, jaga kesehatan, istirahat cukup, dan jangan terlalu lelah," ujarnya. (Lihat videonya: Pemprov DKI Putuskan Perpanjang Masa PSBB Transisi)
Pada kesempatan terpisah, Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP Prof Aru, mengatakan, pasien kanker butuh dukungan penuh dari keluarga serta kemauan tinggi untuk sembuh. "Teknologi canggih sekalipun tidak akan banyak membantu kalau pasien bersangkutan tidak dapat diajak bekerjasama untuk memerangi penyakitnya," pungkas Prof. Aru. (Sri Noviarni)
Guna menjaga daya tahan tubuh pasien kanker mengingat pengobatan pasien kanker bisa menurunkan imunitas, dr. Ronald menyarankan konsumsi vitamin C dosis tinggi atau tablet kalsium. Ada isu konsumsi obat peningkat imun atau imun booster justru menjadi senjata makan tuan.
Bukannya melindungi tapi sistem imun malah bereaksi terlalu hebat dan terjadi apa yang disebut badai sitokin. "Ini yang ditakutkan kalau terlalu banyak imun booster, memang masih kontroversi tapi menurut saya cukup vitamin C, jaga kesehatan, istirahat cukup, dan jangan terlalu lelah," ujarnya. (Lihat videonya: Pemprov DKI Putuskan Perpanjang Masa PSBB Transisi)
Pada kesempatan terpisah, Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP Prof Aru, mengatakan, pasien kanker butuh dukungan penuh dari keluarga serta kemauan tinggi untuk sembuh. "Teknologi canggih sekalipun tidak akan banyak membantu kalau pasien bersangkutan tidak dapat diajak bekerjasama untuk memerangi penyakitnya," pungkas Prof. Aru. (Sri Noviarni)
(ysw)
Lihat Juga :