Sering Berkeringat Berlebihan? Waspada Serangan Jantung!
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:45 WIB
loading...
Sering berkeringat berkeringat berlebihan, jangan diabaikan. Kondisi ini bisa menjadi salah satu gejala adanya penyakit jantung. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Serangan jantung terjadi ketika arteri yang memasok darah dan oksigen ke jantung tersumbat, biasanya oleh gumpalan darah. Penyebab paling umum dari pembekuan darah adalah penyakit jantung koroner (PJK), suatu proses di mana arteri koroner (pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung) tersumbat oleh timbunan kolesterol. Mengalami keringat tanpa alasan yang jelas bisa berarti Anda berada dalam bahaya.
Memompa darah melalui arteri yang tersumbat membutuhkan lebih banyak upaya dari jantung, sehingga tubuh lebih banyak berkeringat untuk mencoba menjaga suhu tubuh turun selama pengerahan tenaga tambahan ini. Keringat malam juga merupakan tanda peringatan umum bagi wanita yang mungkin mengalami masalah jantung.
Baca juga : Generasi Milenial Rentan Idap Penyakit Jantung
Kedua kondisi ini seringkali dapat diabaikan. Namun, ini bisa menjadi cara tubuh memperingatkan bahwa serangan jantung bisa terjadi. Dilansir dari Express, Jumat (30/10) jika Anda memperhatikan berkeringat tanpa aktivitas yang tepat, itu bisa menjadi tanda peringatan dari sesuatu yang jauh lebih harus diwaspadai.
Berkeringat tampaknya menjadi gejala peringatan orang yang menderita serangan jantung untuk pergi ke rumah sakit, demikian temuan para peneliti. Dr Catherine Ryan dari University of Illinois mengatakan pasien serangan jantung sering menyangkal gejala, sehingga menunda pengobatan, tetapi mereka yang berkeringat lebih cenderung mencari pengobatan lebih awal.
Baca juga : Mahasiswa UB Desain Alat untuk Diagnosis Dini Penyakit Jantung
"Penundaan dalam mencari pengobatan tetap menjadi masalah serius bagi korban serangan jantung yang mencari pengobatan yang dapat berakibat serius," kata Dr Ryan.
Memompa darah melalui arteri yang tersumbat membutuhkan lebih banyak upaya dari jantung, sehingga tubuh lebih banyak berkeringat untuk mencoba menjaga suhu tubuh turun selama pengerahan tenaga tambahan ini. Keringat malam juga merupakan tanda peringatan umum bagi wanita yang mungkin mengalami masalah jantung.
Baca juga : Generasi Milenial Rentan Idap Penyakit Jantung
Kedua kondisi ini seringkali dapat diabaikan. Namun, ini bisa menjadi cara tubuh memperingatkan bahwa serangan jantung bisa terjadi. Dilansir dari Express, Jumat (30/10) jika Anda memperhatikan berkeringat tanpa aktivitas yang tepat, itu bisa menjadi tanda peringatan dari sesuatu yang jauh lebih harus diwaspadai.
Berkeringat tampaknya menjadi gejala peringatan orang yang menderita serangan jantung untuk pergi ke rumah sakit, demikian temuan para peneliti. Dr Catherine Ryan dari University of Illinois mengatakan pasien serangan jantung sering menyangkal gejala, sehingga menunda pengobatan, tetapi mereka yang berkeringat lebih cenderung mencari pengobatan lebih awal.
Baca juga : Mahasiswa UB Desain Alat untuk Diagnosis Dini Penyakit Jantung
"Penundaan dalam mencari pengobatan tetap menjadi masalah serius bagi korban serangan jantung yang mencari pengobatan yang dapat berakibat serius," kata Dr Ryan.
Lihat Juga :