Sean Connery, Pengantar Susu yang Sukses Sebagai Mata-Mata 007

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 22:31 WIB
loading...
A A A
Beruntung Broccoli mendengarkan kata sang istri. Dia pun segera mengontak Sean dan memberikan peran Bond untuknya. Terbukti, berkat akting Sean-lah, Bond pun menjadi salah satu franchise terbesar saat ini. (Baca Juga: Sempat Diragukan, Sean Connery Malah Sukses Perankan James Bond )

Sean akan dikenang sebagai agen 007 pertama di layar lebar. Bond adalah karakter yang diciptakan novelis Ian Fleming dan kali pertama dilakonkan Sean di layar lebar lewat film Dr No pada 1962.

Sean turut membantuk karakter Bond yang ramah dengan humor masam dalam menggagalkan rencana penjahat flamboyan. Dia juga tampil dengan serentetan wanita cantik dan seksi di film-filmnya. Putra supir truk itu juga menciptakan kedalaman karakter yang menjadi standar acuan bagi mereka yang menggantikannya sebagai Bond di masa depan.

Selama lebih dari 50 tahun, franchise James Bond masih berjalan dengan baik sejak Sean tampil di Dr No. Film megah yang padat dengan gawai high-tech dan efek spektakuler ini senantiasa memecahkan rekor box office dan meraup keuntungan jutaan dolar.

Setelah sukses dengan Dr No, Sean tampil di serangkaian film Bond seperti From Russia with Love (1963), Goldfinger (1964), Thunderball (1965) dan You Only Live Twice (1967). Namun, Sean kemudian menjadi khawatir karena mendapatkan stereotipe akibat perannya di Bond. Setelah You Only Live Twice, dia memutuskan untuk rehat sebagai agen 007 itu. (Baca Juga: No Time To Die Gunakan 8.400 Galon Coca-Cola untuk Adegan Daniel Craig )

Peran Bond kemudian digantikan George Lazenby di film On Her Majesty’s Secret Service pada 1969. Namun, tanpa kehadiran Sean sebagai Bond, film itu mengecewakan para penonton. Akhirnya, pada 1971, Sean pun kembali sebagai Bond lewat Diamonds Are Forever. Iming-iming tambahan pemasukan sukses membuatnya mau kembali ke franchise ini. Uang itu kemudian dia sumbang ke yayasan pendidikan Skotlandia. Dia menegaskan jika film itu adalah yang terakhir bagi dia sebagai Bond.

Namun, 12 tahun kemudian, saat berusia 53 tahun, Sean kembali sebagai 007 di film Never Say Never Again (1983). Film ini berbeda dengan film Bond lainnya karena diproduksi secara independen. Ini membuat marah mentornya, Albert Broccoli.
Sean Connery, Pengantar Susu yang Sukses Sebagai Mata-Mata 007

Pada 1983, Sean menyebutkan hal-hal yang menurut dia idealdengan Bond. Menurut dia, Bond memilki lokasi yang indah, ambiens yang menarik, cerita yang bagus, karakter yang menarik, seperti cerita detektif dengan mata-mata dan setting eksotik.

Sebenarnya, Sean memiliki tipe yang sangat berbeda dengan karakter Bond yang ditulis Ian Fleming dengan latar belakang sosialnya. Dia lebih suka bir ketimbang koktail vodka martini Bond yang ‘dikocok, bukan diaduk’. Namun, pengaruh Sean membantu membentuk karakter di buku dan juga di film. Dia tidak pernah berusaha menutupi aksesn Skotlandia-nya, yang kemudian membuat Ian memberikan warisan Skotlandia bagi Bond di buku yang dirilis setelah debut Sean.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peabo Bryson Meninggal...
Peabo Bryson Meninggal Dunia, Suara Legendaris Disney Kini Tinggal Kenangan
Hanggini dan Luthfi...
Hanggini dan Luthfi Aulia Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Baru Diungkap setelah Satu Bulan
Kronologi Ibunda Fedi...
Kronologi Ibunda Fedi Nuril Meninggal Dunia usai Tersedak Air Putih
Fedi Nuril Tak Kuasa...
Fedi Nuril Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Makamkan Sang Ibunda
Kabar Duka, Ibunda Fedi...
Kabar Duka, Ibunda Fedi Nuril Meninggal Dunia
Adik Vidi Aldiano Kenang...
Adik Vidi Aldiano Kenang Janji Liburan yang Tak Terwujud, Caption Vadie Akbar Bikin Warganet Haru
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Istri Mendiang Jakob...
Istri Mendiang Jakob Oetama Maria Bernadeth Latifah Meninggal Dunia
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Rekomendasi
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Berita Terkini
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved