Kebanyakan Interaksi Video Daring Bikin Capek? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

Jum'at, 08 Mei 2020 - 18:29 WIB
loading...
A A A
Energi kita habis buat menerjemahkan ekspresi muka, nada suara, dan bahasa tubuh lawan bicara yang gak bisa diliat langsung.

Padahal, 85 persen komunikasi terbangun dari gerak tubuh. Nah, supaya dianggap fokus, kita juga memaksakan diri buat selalu keliatan responsif dan ramah setiap saat.

Selain itu, masih dari Psychology Today, sejumlah orang menganggap kalo layar kosong seseorang yang mukanya gak terlihat di video daring bisa dianggap sebagai “absen” atau gak hadir dalam percakapan. Mau gak mau, kita harus menyalakan video demi menghindari perasaan gak enak.

Di sisi lain, banyak juga yang malah terganggu dengan betapa ramenya tampilan video daring. Alasannya, orang-orang terbiasa multitasking, artinya selain gabung di video daring, kita juga sambil nugas, buka email, dan pekerjaan lain. Akhirnya, pikiran kita terpecah ke beberapa hal, tapi juga harus tetap keliatan fokus di layar video.

Kebanyakan Interaksi Video Daring Bikin Capek? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

Foto: Deposit Photos

Faktor Sosial

Kebiasaan bersosialisasi di dunia nyata dengan interaksi langsung, bikin kita berpikir kalo komunikasi lewat video daring bisa mengganti semua itu.

Akhirnya muncul keinginan untuk rutin ngobrol via video call bareng teman supaya kita terhibur. Video daring seolah-olah jadi kewajiban karena gak ada hal lain yang bisa dilakukan.

Padahal, kita gak bisa terus-terusan memaksakan diri kayak gitu. Menurut Fianpero, komunikasi lewat video daring gak bisa dinilai untuk bersosialisasi dan bersantai. Soalnya, kebiasaan yang dibentuk dari dulu adalah aplikasi dan layanan video daring adalah untuk rapat dan bekerja, bukan melepas penat.

Faktor Fisik

Melansir dari The Conversation, kehidupan kita sebelum pandemi dipenuhi banyak gerak dan interaksi fisik. Misalnya jalan kaki, naik-turun kendaraan, minum kopi sebelum kelas, atau menyapa orang. Tapi di rumah, sebagian besar dari kita cuma duduk dan liat layar aja.

Gara-gara kurang gerak dan radiasi tinggi, tubuh kita gak seaktif dan sesehat biasanya. Otot jadi gampang pegal, mata lelah, keinginan gerak juga berkurang karena ruangan yang kecil. Akibatnya, fisik kita terganggu dan bisa ngaruh juga ke psikis.

LALU, GIMANA CARA MENGATASI LELAH KARENA VIDEO DARING?

Kebanyakan Interaksi Video Daring Bikin Capek? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

Foto:Nathan Dumlao/Unsplash
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Rekomendasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berita Terkini
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved