Raih Penghargaan di Luar Negeri, Perempuan Tanah Jahanam Teruskan Tradisi Prestasi di FFI
Senin, 09 November 2020 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Program Midnight milik Sundance International Film Festival pernah melahirkan sejumlah film horor kelas dunia seperti "Hereditary" (2018) dan "The Babadook" (2014). Catatan lain, setelah menyerap 1,7 juta penonton lebih di Tanah Air, PTJ didistribusikan ke Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Hong Kong, Macau, Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Menanggapi pencapaian ini, Joko Anwar merasa senang dan bersyukur. "Alhamdulillah, ini sebuah kehormatan besar, pengakuan atau apresiasi terhadap karya saya. Di FFI tahun ini film "Perempuan Tanah Jahanam" dapat 17 nominasi dan 3 nominasi individual buat saya. Ini kehormatan buat sineas film," kata Joko Anwar dalam konferensi pers virtual FFI 2020, kemarin.
Sutradara berusia 44 tahun itu berterima kasih atas kepercayaan sineas film yang diberikan untuk karya-karyanya. "Ini menurut saya sesuatu yang sangat puncak. Dapat nominasi saja sudah sangat beruntung," ucapnya.
Pemerhati film Yan Wijaya mengatakan, apa yang diraih PTJ ini merupakan pencapaian tertinggi bagi karya Joko Anwar maupun film-film bergenre horor di Tanah Air. Dia menilai, PTJ adalah film horor yang dikemas apik, perpaduan antara kisah seram dengan sinematografi nan ciamik.
“Film ini layak meraih 17 nominasi FFI 2020. Meskipun film horor, namun kemasannya dibuat agak ngepop dengan memenuhi segala persyaratan film milenial. Ceritanya yang seram dibalut sinematografi dan permainan akting apik para cast-nya dan jangan lupa, sebelumnya film ini diapresiasi dunia internasional lewat berbagai festival film,” ungkap Yan.
Menanggapi pencapaian ini, Joko Anwar merasa senang dan bersyukur. "Alhamdulillah, ini sebuah kehormatan besar, pengakuan atau apresiasi terhadap karya saya. Di FFI tahun ini film "Perempuan Tanah Jahanam" dapat 17 nominasi dan 3 nominasi individual buat saya. Ini kehormatan buat sineas film," kata Joko Anwar dalam konferensi pers virtual FFI 2020, kemarin.
Sutradara berusia 44 tahun itu berterima kasih atas kepercayaan sineas film yang diberikan untuk karya-karyanya. "Ini menurut saya sesuatu yang sangat puncak. Dapat nominasi saja sudah sangat beruntung," ucapnya.
Pemerhati film Yan Wijaya mengatakan, apa yang diraih PTJ ini merupakan pencapaian tertinggi bagi karya Joko Anwar maupun film-film bergenre horor di Tanah Air. Dia menilai, PTJ adalah film horor yang dikemas apik, perpaduan antara kisah seram dengan sinematografi nan ciamik.
“Film ini layak meraih 17 nominasi FFI 2020. Meskipun film horor, namun kemasannya dibuat agak ngepop dengan memenuhi segala persyaratan film milenial. Ceritanya yang seram dibalut sinematografi dan permainan akting apik para cast-nya dan jangan lupa, sebelumnya film ini diapresiasi dunia internasional lewat berbagai festival film,” ungkap Yan.
Lihat Juga :