Diperingati Setiap 12 November, Kenapa Hari Ayah Tidak Sepopuler Hari Ibu?
Kamis, 12 November 2020 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Deklarasi yang digabung bersama dengan Hari Kesehatan itu pun mengambil semboyan Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya.
Kendati demikian, banyak yang memandang jika Hari Ayah ini tidak sepopuler Hari Ibu . Hal ini dapat terjadi, pasalnya menurut Komisioner KPAI, Jasra Putra, secara sederhana bisa dijawab karena anak dilahirkan dari rahim seorang Ibu, dan dalam perkembangan awal, anak sangat menggantungkan peran dari seorang ibu.
"Untuk itulah Hari Ibu disambut antusias oleh anak anak. Rasa berterima kasih tak berkesudahan dirasakan anak anak untuk ibunya, sehingga sampai ada bahasa kasih sayang Ibu sepanjang masa dan kasih sayang anak sepanjang galah. Sehingga anak-anak lebih merasakan kehadiran sosok Ibunya. Sehingga perayaan Hari Ibu lebih mudah digerakkan dan massif diselenggarakan," tulis Jasra Putra dalam siaran persnya, Kamis (12/11/2020).
Dalam ajaran agama Islam, para pemeluknya diwajibkan berbakti kepada orang tua, terutama ibu. Berbakti kepada kedua orang tua sangat besar pahalanya di sisi Allah Ta'ala. Islam menempatkan ibu dalam derajat kemuliaan yang lebih besar daripada ayah.
Begitulah yang ditetapkan Al-Qur'an dan disebutkan berulang kali di berbagai surah dalam Al-Qur'an. Di antaranya sebagaimana tercantum dalam Surah Luqman ayat 14 yang menyebutkan bahwa seorang ibu mengalami tiga fase kepayahan, mulai dari fase kehamilan, kemudian melahirkan, lalu menyusui.
Kendati demikian, banyak yang memandang jika Hari Ayah ini tidak sepopuler Hari Ibu . Hal ini dapat terjadi, pasalnya menurut Komisioner KPAI, Jasra Putra, secara sederhana bisa dijawab karena anak dilahirkan dari rahim seorang Ibu, dan dalam perkembangan awal, anak sangat menggantungkan peran dari seorang ibu.
"Untuk itulah Hari Ibu disambut antusias oleh anak anak. Rasa berterima kasih tak berkesudahan dirasakan anak anak untuk ibunya, sehingga sampai ada bahasa kasih sayang Ibu sepanjang masa dan kasih sayang anak sepanjang galah. Sehingga anak-anak lebih merasakan kehadiran sosok Ibunya. Sehingga perayaan Hari Ibu lebih mudah digerakkan dan massif diselenggarakan," tulis Jasra Putra dalam siaran persnya, Kamis (12/11/2020).
Dalam ajaran agama Islam, para pemeluknya diwajibkan berbakti kepada orang tua, terutama ibu. Berbakti kepada kedua orang tua sangat besar pahalanya di sisi Allah Ta'ala. Islam menempatkan ibu dalam derajat kemuliaan yang lebih besar daripada ayah.
Begitulah yang ditetapkan Al-Qur'an dan disebutkan berulang kali di berbagai surah dalam Al-Qur'an. Di antaranya sebagaimana tercantum dalam Surah Luqman ayat 14 yang menyebutkan bahwa seorang ibu mengalami tiga fase kepayahan, mulai dari fase kehamilan, kemudian melahirkan, lalu menyusui.
Lihat Juga :