Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS
Selasa, 24 November 2020 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
“Seseorang yang keren itu ketika dia bisa melalukan sesuatu hal dan dia mengajak orang lain tanpa menyinggung perasaan,”jelasnya.
Jin melihat keren sebagai sifat mengalah. Maksudnya, walau dia bisa menang, tapi dia membiarkan orang lain yang menang. “Bukankah itu suatu hal yang keren?” kata Jin.
![Definisi Orang Keren dan Maskulin Menurut Para Personel BTS]()
Foto: Hong Jang Hyun/Esquire
Sementara sang maknae Jungkook melihat dari sudut pandang berbeda. Menurutnya keren ialah saling memahami dan menghormati orang lain. “Aku pikir keren itu ketika kamu bisa menjaga orang di sekitarmu," katanya.
Sementara saat ditanya soal maskulinitas, Suga menjawab bahwa definisinya seharusnya gak ditentukan oleh emosi dan karakteristik.
"Aku sendiri tidak menyukai pembatasan seperti itu. Apa sih sebenarnya menjadi maskulin itu?” ujar Suga, yang kini masih dalam masa pemulihan dari operasi bahu dan berada di kampung halamannya, Daegu.
Seperti kita tahu, artis Korea sejak pertengahan 1990-an mempopulerkan flower boy ataumaskulinitas yang lebih lembut. Flower boy menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar K-pop atau K-drama.
Para idol gak ragu menunjukkan bromance mereka, saling memeluk, bahkan pegangan tangan. Mereka juga kerap berdandan alias pake make-up, juga ngobrol soal skin care yang cocok, juga fashion yang sedang menjadi tren.
Dengan kata lain, para idol K-pop, termasuk BTS, menantang budaya Barat terkait definisi maskulinitas. (Baca Juga: Kekhawatiran Para Ahli tentang Grup K-Pop Aespa, dari Soal Stereotip hingga Pornografi )
Jin melihat keren sebagai sifat mengalah. Maksudnya, walau dia bisa menang, tapi dia membiarkan orang lain yang menang. “Bukankah itu suatu hal yang keren?” kata Jin.

Foto: Hong Jang Hyun/Esquire
Sementara sang maknae Jungkook melihat dari sudut pandang berbeda. Menurutnya keren ialah saling memahami dan menghormati orang lain. “Aku pikir keren itu ketika kamu bisa menjaga orang di sekitarmu," katanya.
Sementara saat ditanya soal maskulinitas, Suga menjawab bahwa definisinya seharusnya gak ditentukan oleh emosi dan karakteristik.
"Aku sendiri tidak menyukai pembatasan seperti itu. Apa sih sebenarnya menjadi maskulin itu?” ujar Suga, yang kini masih dalam masa pemulihan dari operasi bahu dan berada di kampung halamannya, Daegu.
Seperti kita tahu, artis Korea sejak pertengahan 1990-an mempopulerkan flower boy ataumaskulinitas yang lebih lembut. Flower boy menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar K-pop atau K-drama.
Para idol gak ragu menunjukkan bromance mereka, saling memeluk, bahkan pegangan tangan. Mereka juga kerap berdandan alias pake make-up, juga ngobrol soal skin care yang cocok, juga fashion yang sedang menjadi tren.
Dengan kata lain, para idol K-pop, termasuk BTS, menantang budaya Barat terkait definisi maskulinitas. (Baca Juga: Kekhawatiran Para Ahli tentang Grup K-Pop Aespa, dari Soal Stereotip hingga Pornografi )
Lihat Juga :