Kebiasaan Main Gadget Malam Hari Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2
Selasa, 24 November 2020 - 23:32 WIB
loading...
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa paparan cahaya biru yang berasal dari gadget di malam hari dapat meningkatkan rasa lapar dan mengubah metabolisme seseorang. / Foto: Ilustrasi/Harvard Health
A
A
A
JAKARTA - Kebiasaan menonton melalui gadget yang memancarkan cahaya biru pada malam hari dapat meningkatkan resistensi insulin dan menyebabkan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 atau memperburuk kondisinya. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa paparan cahaya biru yang berasal dari gadget di malam hari dapat meningkatkan rasa lapar dan mengubah metabolisme seseorang.
(Baca juga: Siapakah Calon Presiden Idola Kalian pada Pilpres 2024? )
Penelitian menemukan bahwa paparan cahaya biru dibandingkan dengan paparan cahaya redup dikaitkan dengan peningkatan rasa lapar yang dimulai 15 menit setelah onset cahaya dan bertahan hingga dua jam setelah makan. Tercatat juga bahwa paparan cahaya biru juga menurunkan rasa kantuk dan meningkatkan resistensi insulin.
Sebagaimana mengutip Daily Express, Selasa (24/11), para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang terpapar cahaya biru tingkat tinggi dari laptop, ponsel dan lainnya memiliki glukosa darah yang lebih tinggi dan respons insulin yang lebih sedikit.
Dalam penelitian lain yang diterbitkan di Library of Medicine, paparan cahaya biru dan bagaimana hal itu mengubah fungsi metabolisme pada orang dewasa dengan berat badan normal dianalisis lebih lanjut. Penelitian tersebut mencatat, semakin banyak bukti yang menunjukkan hubungan antara pola paparan terang-gelap, perilaku makan, dan metabolisme.
(Baca juga: Siapakah Calon Presiden Idola Kalian pada Pilpres 2024? )
Penelitian menemukan bahwa paparan cahaya biru dibandingkan dengan paparan cahaya redup dikaitkan dengan peningkatan rasa lapar yang dimulai 15 menit setelah onset cahaya dan bertahan hingga dua jam setelah makan. Tercatat juga bahwa paparan cahaya biru juga menurunkan rasa kantuk dan meningkatkan resistensi insulin.
Sebagaimana mengutip Daily Express, Selasa (24/11), para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang terpapar cahaya biru tingkat tinggi dari laptop, ponsel dan lainnya memiliki glukosa darah yang lebih tinggi dan respons insulin yang lebih sedikit.
Dalam penelitian lain yang diterbitkan di Library of Medicine, paparan cahaya biru dan bagaimana hal itu mengubah fungsi metabolisme pada orang dewasa dengan berat badan normal dianalisis lebih lanjut. Penelitian tersebut mencatat, semakin banyak bukti yang menunjukkan hubungan antara pola paparan terang-gelap, perilaku makan, dan metabolisme.
Lihat Juga :