Semprotan Hidung Ini Diklaim Mampu Hancurkan Virus Corona Baru
Rabu, 25 November 2020 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Produk ini telah dikembangkan untuk memperbaiki formulasi yang ada dengan membuat partikel menjadi lebih kecil. Dalam produk yang ada, partikel berkisar antara 0,2 mikron dan 400 mikron, dengan ukuran partikel rata-rata 72,6 mikron.
Sebagai perbandingan, partikel di Taffix berukuran hanya 10 mikron hingga 100 mikron, dan ukuran rata-rata 19,1 mikron. Ada juga banyak variasi dalam bentuk partikel yang ditemukan pada produk HPMC komersial, catat para peneliti, yang menciptakan celah dan titik lemah pada lapisan gel.
Partikel di Taffix berbentuk bola seragam, yang membuatnya lebih efektif dalam menghentikan virus dan partikel kecil lainnya mencapai membran hidung. Mengomentari temuan tersebut, Dr Gill Jenkins menjelaskan PH rongga hidung biasanya sekitar 6,8, yang hampir netral pada skala keasaman hingga alkalinitas. Sayangnya ini adalah lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan virus.
(Baca juga: Aktor Pendukung Positif Covid-19, Dua Drama Korea Ini Setop Syuting )
"Studi menunjukkan bahwa tidak ada virus pernapasan, termasuk virus corona, yang dapat bertahan dalam pH 3,5 (yang sedikit asam) atau di bawahnya tanpa merusak sel mukosa hidung," paparnya.
Sebagai perbandingan, partikel di Taffix berukuran hanya 10 mikron hingga 100 mikron, dan ukuran rata-rata 19,1 mikron. Ada juga banyak variasi dalam bentuk partikel yang ditemukan pada produk HPMC komersial, catat para peneliti, yang menciptakan celah dan titik lemah pada lapisan gel.
Partikel di Taffix berbentuk bola seragam, yang membuatnya lebih efektif dalam menghentikan virus dan partikel kecil lainnya mencapai membran hidung. Mengomentari temuan tersebut, Dr Gill Jenkins menjelaskan PH rongga hidung biasanya sekitar 6,8, yang hampir netral pada skala keasaman hingga alkalinitas. Sayangnya ini adalah lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan virus.
(Baca juga: Aktor Pendukung Positif Covid-19, Dua Drama Korea Ini Setop Syuting )
"Studi menunjukkan bahwa tidak ada virus pernapasan, termasuk virus corona, yang dapat bertahan dalam pH 3,5 (yang sedikit asam) atau di bawahnya tanpa merusak sel mukosa hidung," paparnya.
(nug)
Lihat Juga :