Dapat Dana Stimulus dari Pemkab Klungkung, Nusa Penida Siap Bangkitkan Kembali Pariwisata Bali

loading...
Dapat Dana Stimulus dari Pemkab Klungkung, Nusa Penida Siap Bangkitkan Kembali Pariwisata Bali
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjabarkan kesiapan daerahnya membangkitkan kembali sektor pariwisata usai memberikan stimulus dana hibah kepada para pelaku sektor wisata, kemarin (28/11).
JAKARTA - Pemerintah tingkat kabupaten di Bali terus bergiat membangkitkan kembali industri pariwisata di Pulau Dewata. Salah satunya lewat pemberian dana hibah kepada para pelaku sektor wisata.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam acara Nusa Penida BISA di Objek Wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Bali, pada Sabtu (28/11) mengatakan, industri pariwisata di daerahnya terpuruk karena adanya travel warning dari sejumlah negara agar tak mengunjungi Indonesia akibat dampak pandemi COVID-19. Maka itu, pemerintah kabupaten (pemkab) merasa perlu turun tangan membantu memulihkan keadaan.

(Baca Juga: Sambut Liburan Akhir Tahun, Jakarta Aquarium Siapkan Hiburan Khusus )

“Pariwisata sedang terpuruk akibat pandemi COVID-19 karena travel warning yang dikeluarkan oleh 59 negara agar tidak berkunjung ke Indonesia. Kami pun melakukan usaha untuk mengatasi masalah tersebut dengan memberikan stimulus dana hibah dan program Nusa Penida BISA,” kata Bupati Suwirta melalui keterangan tertulis, Minggu (29/11).



“Stimulus dana hibah adalah upaya pemerinah Kabupaten Klungkung untuk memberikan bantuan kepada akomodasi pariwisata yang punya izin dan taat pajak. Pajak yang sudah dibayar dikembalikan dan digunakan untuk promosi pariwisata, membayar gaji pegawai, serta menambah sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan,” tambah Bupati Suwirta.

Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, stimulus dana hibah tersebut diserahkan Suwirta kepada pelaku pariwisata sebagai bagian dari langkah-langkah untuk memulihkan ekonomi.

Dana hibah yang diterima Pemkab Klungkung sendiri jumlahnya mencapai Rp9,7 miliar. Dari jumlah tersebut, 70% diberikan kepada pelaku industri pariwisata. Sedangkan sisanya digunakan oleh pemerintah daerah untuk menjalankan program pemulihan ekonomi nasional.



Sudah ada 90 hotel dan 30 restoran yang menerima dana hibah pariwisata di Klungkung. Besaran dana hibah yang diberikan bervariasi. Hibah paling tinggi diterima restoran di Pulau Nusa Lembongan sebesar Rp909.945.409.

Program Nusa Penida BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) adalah gerakan pelaku pariwisata dalam melaksanakan protokol kesehatan di bidang pariwisata. Dengan demikian Nusa Penida sudah siap menerima kunjungan wisatawan dengan menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental).

(Baca Juga: Staycation dengan Holiday Escapes dan Island Retreats #DIINDONESIAAJA )

“Program Nusa Penida BISA mengajak pelaku pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan. Kalau pelaku pariwisata sudah taat protokol kesehatan, maka para wisatawan pun tidak akan ragu untuk berkunjung. Oleh karena itu, penting untuk selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Siapapun, kapanpun, dan di manapun wajib menerapkan 3M,” tandas Bupati asal Nusa Ceningan itu.
(tsa)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top