Clava, Peserta MasterChef Termuda Ini Akhirnya Meninggalkan Galeri

loading...
Clava, Peserta MasterChef Termuda Ini Akhirnya Meninggalkan Galeri
Berurai air mata, Clava berpamitan meninggalkan galeri MasterChef Indonesia. Foto/RCTI
JAKARTA - Setelah Challenge pertama mengolah protein membuat dua peserta MasterChef Indonesia Season 7 yaitu Jerry dan Audrey aman, selanjutnya Nindi, Faiz, dan Clava harus berjuang ke tahap Pressure Test. Pressure Test kali ini pun cukup menantang karena para peserta bukan hanya harus membuat duplicate dish saja tapi keeping up atau langsung mengikuti tahapan-tahapan Chef Juna yang mendemokan memasak kepiting.

Baca juga : Ditonton Orang Tua saat Masak, Peserta MasterChef Tegang

Dengan pengalaman dan tingkat kecekatan Chef Juna dalam memasak, tantangan dirasa cukup sulit apalagi untuk peserta yang belum pernah mengolah kepiting. Selain mengikuti step by step yang Chef Juna lakukan, saat masakan yang didemokan selesai, para peserta juga sudah harus menyelesaikan hidangan mereka. Sehingga di tantangan ini fokus untuk bisa membuat hidangan secara utuh sangat diperlukan.

Babak ini dimulai dengan membut lime juice, memotong bawang putih, parsley, hingga asparagus dan ada satu tahapan paling sulit karena Faiz, Nindi, dan Clava harus membersihkan dan memotong kepiting yang masih hidup dengan japit-japitnya yang siap menerkam bila tidak lihai. “Ini nih saat-saat yang menegangkan, capit-capit,” kata Clava



Setelah mengikuti tahap yang cukup sulit dari mempersiapkan bumbu, membersihkan kepiting hingga menggorengnya, akhirnya Faiz menjadi peserta pertama yang diminta maju membawa hasil masakannya.

Masakan Faiz dinilai Chef Renatta cukup baik namun untuk kepitingnya tidak tergoreng dengan garing dan ada kekurangan beberapa hal, di mana masakan buatan Chef Juna ada cita rasa lemony dan pedasnya sementara di masakan Faiz segar lemon dan pedasnya kurang.“Dari tampilan kepiting sudah bagus membara seharusnya kematangannya sudah pas,” kata Chef Arnold.

Sementara peserta selanjutnya ada Nindi yang diminta maju oleh juri. Tekstur garlic-nya dinilai masih keras, butter dalam memasaknya juga kurang. Adapun menurut Chef Renatta tingkat kematangan kepitingnya dirasa bagus, walau dari segi warna kepiting masih terlihat pucat dan untuk seasoning sebenarnya bisa ditambahkan lagi.



Tiba saatnya Clava maju, ketegangan pun terasa dari penilaian juri bahwa kepiting buatannya tidak merata dalam seasoning-nya. Dibandingkan dengan Faiz maupun Nindi, tekstur kepitingnya juga tidak lebih baik. Karena itulah bisa ditebak bagaimana episode ini menjadi akhir perjuangan bagi Clava yang masih berstatus sebagai mahasiswa.

Baca juga : Kemampuan Kontestan Top 5 MasterChef Indonesia Diuji Mengolah Protein

Didampingi kedua orang tuanya Clava pun harus mengubur mimpinya untuk menjadi juara di MasterChef Indonesia Season 7. “Thank you banget bisa sampai di sini enggak nyangka banget bisa sampai TOP 5, untuk mama papa minta maaf banget aku tidak bisa lanjut di TOP 4,” sebut Clava.

Salam perpisahan dari sesama peserta dan wejangan dari juri pun membuatnya menitihkan air mata. Apalagi saat disemangati juri dan dikatakan sebagai peserta termuda Clava termasuk yang ditakuti oleh peserta MasterChef Indonesia Season 7 lainnya. “Your energy is amazing, ingin selalu tahu dan maju itu bagus, kamu 21 tahun saya baru mulai masak 22 tahun,” kata Chef Juna.
(wur)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top