Selama Pandemi Masyarakat Banyak Gunakan Aplikasi Kesehatan

Rabu, 02 Desember 2020 - 18:41 WIB
loading...
Selama Pandemi Masyarakat...
Layanan kesehatan online, khususnya via aplikasi, mengalami peningkatan yang signifikan di masa pandemi. Foto Ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Badai pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia telah memberi banyak perubahan dalam gaya hidup masyarakat. Dari sisi kesehatan, misalnya, kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat terus meningkat.

Sejumlah upaya dilakukan masyarakat, baik dengan cara meningkatkan pengetahun tentang kesehatan hingga mengikuti imbauan yang dikeluarkan pemerintah.

(Baca Juga: Konsumsi Vitamin D Dua Kali Sehari Bisa Cegah Vertigo )

Platform market research Populix melakukan riset tentang kesehatan terhadap 250 orang responden di Jabodetabek. Sebanyak 61% di antaranya perempuan.

Layanan kesehatan online, khususnya via aplikasi, mengalami peningkatan yang signifikan. Selama pandemi, 43% responden melakukan konsultasi sekali dalam sebulan. Bandingkan dengan sebelum pandemi yang angkanya hanya 34%.

“Aplikasi dipilih karena praktis, cepat, dan mudah,” kata Head of Marketing Populix Jessica Gautama dalam keterangan resminya, belum lama ini.

Lewat aplikasi, masyarakat umumnya melakukan konsultasi kesehatan, membaca artikel, dan membeli obat-obatan. Sementara, aplikasi yang menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berkonsultasi cukup beragam.

Halodoc menjadi aplikasi paling sering dikunjungi masyarakat dengan 33% suara dari total responden. Di belakangnya ada Alodokter yang mendapat 29% suara responden. Sementara, Klikdokter dan GrabHealth masing-masing berbagai angka 8%.

“Tidak hanya konsultasi dan aktivitas kesehatan online yang mengalami perubahan. Tren mengonsumsi vitamin juga mengalami peningkatan selama pandemi. Dari seluruh responden, 84% di antaranya mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan imun,” papar Jessica.

Enervon C, Vitacimin, dan Imboost menjadi produk vitamin serta suplemen buruan masyarakat di tengah pandemi. Dari seluruh responden, Enervon C mendapat 18% suara. Sementara dua produk lain masing-masing 13% dan 8% suara responden.

Selain lini kesehatan, perubahan gaya hidup selama pandemi juga terjadi pada tren perawatan kulit. Berbagai produk perawatan kulit selama pandemi terpantau semakin diminati. Dari seluruh responden perempuan, 86% di antaranya menggunakan produk skincare. Mayoritas responden pertama kali menggunakan skincare saat usia remaja, yaitu antara 15-18 tahun.

“Pertimbangan utama saat memilih produk perawatan kulit adalah karena keamanan, klaim produk halal, melihat review, dan tentu karena harga yang terjangkau,” ungkap Jessica.

Produk perawatan kulit yang paling sering digunakan sehari-hari adalah facial wash yang angkanya mencapai 77% suara responden perempuan. Selain itu, facial wash ada handbody (61%), moisturizer (41%), dan masker wajah (40%).

(Baca Juga: Asam Urat Kambuh? Begini Cara Mengobatinya )

Jessica menambahkan, bagi yang ingin tahu seputar produk kesehatan dan perawatan kulit yang sesuai, sebaiknya pelajari dulu dengan riset serta data yang tepat sebelum menjatuhkan pilihan. Termasuk jika ingin memulai bisnis di bidang kesehatan maupun perawatan kulit.

“Dengan data yang tepat masyarakat dan pelaku bisnis dapat mengenal lebih baik mengenai perubahan kebutuhan konsumen di masa pandemi ini. Sehingga, mereka bisa membuat keputusan secara efektif dan efisien,” tutup Jessica.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Berita Terkini
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved