Prudential Indonesia dan UNICEF Rilis Buku Gemilang Edisi Khusus untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Anak Papua
Kamis, 03 Desember 2020 - 04:30 WIB
loading...
Prudential menyasar wilayah Papua untuk menghadirkan lima Buku Gemilang Edisi Literasi Keuangan. Foto Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sejalan dengan komitmen We DO Good, Prudential Indonesia bersama UNICEF meluncurkan lima buku Gemar Membaca Masa Depan Cemerlang (Gemilang) edisi Literasi Keuangan untuk anak-anak Papua. Buku yang disusun berdasarkan kurikulum 2013 ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk meningkatkan kecakapan keuangan dasar 11.000 anak di Bumi Cendrawasih.
Kemampuan literasi anak di Indonesia sebagai pondasi dasar masih perlu ditingkatkan, khususnya di wilayah Timur Indonesia. Indeks Alibaca Nasional Provinsi Papua menempati peringkat akhir dengan nilai 19,9, sedangkan rata-rata nasional adalah 37,32. Secara spesifik, studi UNICEF di Kabupaten Supiori mendapati hanya sekitar 17% siswa/i SD kelas 2-5 yang cukup lancar membaca.
(Baca Juga: Mau Memulai Hidup Minim Sampah? Awali dengan 9 Langkah Ini! )
Studi juga mengungkapkan masih rendahnya pemahaman mereka mengelola uang. Ketika memiliki uang, sebanyak 83% mengaku digunakan untuk berbelanja, hanya 17% yang menyatakan ditabung, dan 5% lain menyisihkan untuk berbagi dengan orang lain.
Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo menjelaskan, pihaknya percaya literasi keuangan penting ditanamkan sejak dini untuk membentuk sosok anak yang lebih perhatian, pengertian, dan bertanggung jawab.
"Oleh karenanya, kami ingin mengedukasi lebih banyak anak Indonesia mengingat kecakapan tersebut dapat mendukung anak menjadi sejahtera di masa mendatang. Bersama UNICEF, kami menyasar wilayah Papua dengan menghadirkan lima Buku Gemilang Edisi Literasi Keuangan yang mengadopsi program literasi keuangan unggulan kami yang telah dikenal secara global, Cha-Ching. Program yang dikembangkan oleh Prudence Foundation tersebut mengetengahkan edukasi empat konsep dasar pengelolaan keuangan yaitu peroleh (earn), simpan (save), belanjakan (spend), dan sumbangkan (donate)," papar Nini melalui siaran resminya, kemarin (2/12).
Buku Gemilang Edisi Literasi Keuangan hadir dalam lima judul yaitu Impianku (konsep memperoleh); Harta Karun dalam Labu (konsep menyimpan); Rinda dan Bando Mahkota (konsep belanja); Mambri Sang Dermawan Kecil (konsep menyumbang); serta Ros Belajar Sesuatu yang Baru (gabungan seluruh konsep).
Kemampuan literasi anak di Indonesia sebagai pondasi dasar masih perlu ditingkatkan, khususnya di wilayah Timur Indonesia. Indeks Alibaca Nasional Provinsi Papua menempati peringkat akhir dengan nilai 19,9, sedangkan rata-rata nasional adalah 37,32. Secara spesifik, studi UNICEF di Kabupaten Supiori mendapati hanya sekitar 17% siswa/i SD kelas 2-5 yang cukup lancar membaca.
(Baca Juga: Mau Memulai Hidup Minim Sampah? Awali dengan 9 Langkah Ini! )
Studi juga mengungkapkan masih rendahnya pemahaman mereka mengelola uang. Ketika memiliki uang, sebanyak 83% mengaku digunakan untuk berbelanja, hanya 17% yang menyatakan ditabung, dan 5% lain menyisihkan untuk berbagi dengan orang lain.
Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo menjelaskan, pihaknya percaya literasi keuangan penting ditanamkan sejak dini untuk membentuk sosok anak yang lebih perhatian, pengertian, dan bertanggung jawab.
"Oleh karenanya, kami ingin mengedukasi lebih banyak anak Indonesia mengingat kecakapan tersebut dapat mendukung anak menjadi sejahtera di masa mendatang. Bersama UNICEF, kami menyasar wilayah Papua dengan menghadirkan lima Buku Gemilang Edisi Literasi Keuangan yang mengadopsi program literasi keuangan unggulan kami yang telah dikenal secara global, Cha-Ching. Program yang dikembangkan oleh Prudence Foundation tersebut mengetengahkan edukasi empat konsep dasar pengelolaan keuangan yaitu peroleh (earn), simpan (save), belanjakan (spend), dan sumbangkan (donate)," papar Nini melalui siaran resminya, kemarin (2/12).
Buku Gemilang Edisi Literasi Keuangan hadir dalam lima judul yaitu Impianku (konsep memperoleh); Harta Karun dalam Labu (konsep menyimpan); Rinda dan Bando Mahkota (konsep belanja); Mambri Sang Dermawan Kecil (konsep menyumbang); serta Ros Belajar Sesuatu yang Baru (gabungan seluruh konsep).
Lihat Juga :