Kombinasikan Hip Hop dan Emo, Anjar Ox's Sajikan Rap Sedih
Kamis, 03 Desember 2020 - 22:40 WIB
loading...
Sedikit berbeda dari kebanyakan, lagu hip-hop karya Anjar Oxs memberi sentuhan lirik emo dan mencampurkan dengan genre lain. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Banyak musisi menghadirkan karyanya yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Dari kehidupan percintaan, persahabatan dan lainnya, yang dirangkai menjadi bait-bait lagu. Lagu-lagu yang tercipta dari kondisi itu tak melulu beralunan lambat. Bahkan musik hip-hop yang kental akan musik latar yang ritmis dengan sentuhan rap banyak juga yang menceritakan pahit manisnya pengalaman hidup.
(Baca juga: Lee Seung-gi Akan Rilis Album Ketujuh, Catat Tanggalnya! )
Terkait musik hip-hop , di Indonesia sendiri tak banyak musisi yang fokus pada genre ini. Jumlahnya masih bisa dihitung jari bila dibandingkan musisi rock, pop, maupun musisi indie. Pun begitu, masih ada musisi-musisi lokal yang menaruh atensi pada genre musik hip-hop ini. Anjar Nugraha menjadi salah satu musisi lokal hip-hop yang masih berkarya hingga saat ini.
Tampil dengan nama panggung Anjar Ox's, dia mengaku sebagai emo-tional rapper hip-hop dan sudah menelurkan sejumlah lagu gubahannya sendiri. Sedikit berbeda dari kebanyakan, lagu hip-hop karyanya memberi sentuhan lirik emo dan mencampurkan dengan genre lain. "Bisa dibilang campuran hip-hop emo atau bisa juga disebut rap sedih," tegasnya seperti dikutip dari pernyataan tertulisnya, Kamis (3/12).
Karya-karya yang ditulisnya kebanyakan menggambarkan kondisi yang dialami oleh anak-anak muda. "Lagu-lagu yang saya tulis kebanyakan berisikan cerita hidup dan problema anak-anak muda, seperti patah hati, emosi dan lainnya. Agar bisa mewakili ekspresi hati dan lagu-lagu saya bisa lebih dekat dengan anak-anak muda," jelasnya.
Dalam salah satu karyanya berjudul Temen Ngaku Temen, Anjar OX's mencoba menceritakan problema anak muda yang sering terjadi. Menggambarkan perangai teman yang gemar mencuri pasangan temannya sendiri. Masalah seperti ini kerap terjadi di kalangan anak muda. Lagu Temen Ngaku Temen karya Anjar Ox's ini bisa menjadi media ekspresi para korban teman makan teman.
Saat menulis lirik lagu, musisi asal Tangerang ini juga menyisipkan kisah hidupnya pribadi. Dari pengalaman yang pernah dialaminya, Anjar menumpahkan perasaannya pada liriknya. "Saya mulai berkarier di dunia musik hip-hop ini sejak 2010. Bermula dari rasa sakit dan kekesalan, saya tuliskan menjadi lirik dan lahirlah menjadi lagu. Saya ingin anak-anak muda yang patah hati juga bisa meluapkan emosinya menjadi sebuah karya," ungkapnya.
(Baca juga: Lee Seung-gi Akan Rilis Album Ketujuh, Catat Tanggalnya! )
Terkait musik hip-hop , di Indonesia sendiri tak banyak musisi yang fokus pada genre ini. Jumlahnya masih bisa dihitung jari bila dibandingkan musisi rock, pop, maupun musisi indie. Pun begitu, masih ada musisi-musisi lokal yang menaruh atensi pada genre musik hip-hop ini. Anjar Nugraha menjadi salah satu musisi lokal hip-hop yang masih berkarya hingga saat ini.
Tampil dengan nama panggung Anjar Ox's, dia mengaku sebagai emo-tional rapper hip-hop dan sudah menelurkan sejumlah lagu gubahannya sendiri. Sedikit berbeda dari kebanyakan, lagu hip-hop karyanya memberi sentuhan lirik emo dan mencampurkan dengan genre lain. "Bisa dibilang campuran hip-hop emo atau bisa juga disebut rap sedih," tegasnya seperti dikutip dari pernyataan tertulisnya, Kamis (3/12).
Karya-karya yang ditulisnya kebanyakan menggambarkan kondisi yang dialami oleh anak-anak muda. "Lagu-lagu yang saya tulis kebanyakan berisikan cerita hidup dan problema anak-anak muda, seperti patah hati, emosi dan lainnya. Agar bisa mewakili ekspresi hati dan lagu-lagu saya bisa lebih dekat dengan anak-anak muda," jelasnya.
Dalam salah satu karyanya berjudul Temen Ngaku Temen, Anjar OX's mencoba menceritakan problema anak muda yang sering terjadi. Menggambarkan perangai teman yang gemar mencuri pasangan temannya sendiri. Masalah seperti ini kerap terjadi di kalangan anak muda. Lagu Temen Ngaku Temen karya Anjar Ox's ini bisa menjadi media ekspresi para korban teman makan teman.
Saat menulis lirik lagu, musisi asal Tangerang ini juga menyisipkan kisah hidupnya pribadi. Dari pengalaman yang pernah dialaminya, Anjar menumpahkan perasaannya pada liriknya. "Saya mulai berkarier di dunia musik hip-hop ini sejak 2010. Bermula dari rasa sakit dan kekesalan, saya tuliskan menjadi lirik dan lahirlah menjadi lagu. Saya ingin anak-anak muda yang patah hati juga bisa meluapkan emosinya menjadi sebuah karya," ungkapnya.
Lihat Juga :