Restoran Burger King Gandeng Pegawai Disabilitas
Jum'at, 04 Desember 2020 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Punj menjelaskan, Burger King juga memberikan yakni pendidikan tentang berbagai jenis disabilitas, memahami kebutuhan organisasi, menjangkau pihak-pihak terpilih yang dapat membantu dalam perekrutan hingga pelatihan, serta kontak untuk LSM dan pemangku kepentingan yang mendukung orang orang dengan disabilitas.“Tool-kit juga telah tersedia di website SunyiBersuara.id,” ujar Punj.
Baca juga : Honor Siapa Lebih Besar, Boy William di Indonesian Idol atau Chef Arnold di MasterChef Indonesia?
Inisiatif bagi perusahaan dan individu untuk menyuarakan suara bisu (#SunyiBersuara) juga secara strategis diluncurkan bersamaan dengan Hari Penyandang Disabilitas Internasional ILO. Peringatan ini yakni pada 3 Desember. “Hal ini dilakukan karena Burger King adalah anggota kunci dari Jaringan Disabilitas Bisnis Internasional (IBDN) ILO,” ujar Punj.
Employment specialist di ILO, Jakarta, Kazutoshi Chatani menuturkan, membangun masa depan yang lebih baik dan masyarakat inklusif, bergantung pada tindakan kita hari ini. “Jaringan kerja bisnis dan disabilitas di Indonesia adalah sekelompok perusahaan yang memiliki kesamaan pikiran guna mempromosikan ketenagakerjaan penyandang disabilitas.” tutur Chatani.
Baca juga : Honor Siapa Lebih Besar, Boy William di Indonesian Idol atau Chef Arnold di MasterChef Indonesia?
Inisiatif bagi perusahaan dan individu untuk menyuarakan suara bisu (#SunyiBersuara) juga secara strategis diluncurkan bersamaan dengan Hari Penyandang Disabilitas Internasional ILO. Peringatan ini yakni pada 3 Desember. “Hal ini dilakukan karena Burger King adalah anggota kunci dari Jaringan Disabilitas Bisnis Internasional (IBDN) ILO,” ujar Punj.
Employment specialist di ILO, Jakarta, Kazutoshi Chatani menuturkan, membangun masa depan yang lebih baik dan masyarakat inklusif, bergantung pada tindakan kita hari ini. “Jaringan kerja bisnis dan disabilitas di Indonesia adalah sekelompok perusahaan yang memiliki kesamaan pikiran guna mempromosikan ketenagakerjaan penyandang disabilitas.” tutur Chatani.
(sal)
Lihat Juga :