Bukan Kopi dan Teh Kekinian, Kafe Ini Pilih Tawarkan Jamu sebagai Gaya Hidup Baru Milenial
Minggu, 06 Desember 2020 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A

Menurut Jhony, menu dalam "Specialty Jamu" di Acaraki menonjolkan cita rasa khas dari tempat asal bahan tersebut. Sebagai contoh kencur yang dipakai untuk menu beras kencur dipilih dari Lampung atau Wonogiri, di mana kencur Lampung beraroma wangi tapi mempunyai rasa yang ringan, sedangkan kencur dari Wonogiri mempunyai aroma ringan tapi memiliki tingkat kepedasan yang lebih.
Di Acaraki juga ada "Jamu New Wave" yang menggabungkan bahan jamu dengan berbagai bahan lain seperti soda, susu, es krim, dan lain-lain. SINDOmedia mencoba beberapa menu favorit di sini di antaranya golden sparkling yang merupakan perpaduan kunyit dan asam yang diseduh dengan teknik manual espresso. Selanjutnya kunyit dan asam yang diekstrak tersebut digabungkan dengan soda yang dibuat sendiri lalu ditambahkan gula cair sesuai keinginan pelanggan. Rasanya cukup mengejutkan, karena ada sensasi segar dari sparkling water-nya, sehingga rasa pahit jamu hampir tidak terasa.

Kemudian ada juga menu saranti yang merupakan perpaduan beras dan kencur yang diseduh dengan teknik manual espresso. Beras kencur pekat hasil ekstraksi tersebut dicampur susu dan krimmer yang selanjutnya di-frothed atau dibuihkan untuk menghasilkan sensai kelembutan yang menyenangkan.
Selanjutnya ada menu jaman batu, yaitu perpaduan 3 jenis jahe: jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah yang diseduh menggunakan teknik infusi. Kemudian campuran jahe digabungkan dengan lemon segar dan madu untuk menghasilkan minuman yang memberi kehangatan dan keseruan di lidah serta tenggorokan.
“Jaman itu singkatan dari JAhe MAdu dan lemoN, sedangkan batu adalah sebutan untuk biji selasih yang kita tambahkan sebagai topping,” tambah Jhony.
Lihat Juga :