Agrowisata Kopi dan Cengkeh Tabanan Berpotensi Sedot Wisatawan
Minggu, 06 Desember 2020 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, Sapta Pesona merupakan hal penting yang harus diaplikasikan. Tujuh unsur tersebut merupakan hal yang sangat dibutuhkan wisatawan ketika berkunjung ke suatu objek wisata. "Mereka membutuhkan rasa aman, tertib, bersih, indah, sejuk, masyarakat yang ramah tamah dan yang terpenting adalah sebuah kenangan terhadap objek wisata. Saya ingin mereka selalu terkenang dengan Desa Belimbing," ujar Nyoman Alit, warga setempat.
Tabanan yang mengusung misi Sejahtera, Aman dan Berprestasi (SERASI), juga terus berupaya berbenah dalam dunia pariwisata, khususnya infrastruktur yang banyak dikeluhkan kalangan wisata selama ini.
Sementara itu, Perbekel Desa Belimbing, I Gusti Nyoman Umardani mengatakan, Desa Belimbing memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang cukup guna pengembangan objek wisata desa. Menurut Umardani, prioritas utama adalah pelestarian nilai-nilai budaya setempat sebagai komoditi unggulan. "Masyarakat kami kan dominan petani sawah dan petani kebun. Dalam menggeluti profesinya, ada beberapa nilai budaya yang patut kami lestarikan. Nilai budaya itu yang kami jual sebagai komoditi unggulan kepada wisatawan," ucap dia.
(Baca juga: Tanpa Pengobatan yang Tepat, Tifus Bisa Sebabkan Pendarahan Usus )
I Gede Ardika dari UN-WTO mengungkapkan, tokoh masyarakat dan masyarakat Belimbing memiliki semangat yang tinggi dalam pengembangan destinasi wisata setempat. "Semangat menyama braya masyarakat Belimbing cukup tinggi. Tinggal sekarang bagaimana pihak terkait membuka peluang untuk itu," tukasnya.
Tabanan yang mengusung misi Sejahtera, Aman dan Berprestasi (SERASI), juga terus berupaya berbenah dalam dunia pariwisata, khususnya infrastruktur yang banyak dikeluhkan kalangan wisata selama ini.
Sementara itu, Perbekel Desa Belimbing, I Gusti Nyoman Umardani mengatakan, Desa Belimbing memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang cukup guna pengembangan objek wisata desa. Menurut Umardani, prioritas utama adalah pelestarian nilai-nilai budaya setempat sebagai komoditi unggulan. "Masyarakat kami kan dominan petani sawah dan petani kebun. Dalam menggeluti profesinya, ada beberapa nilai budaya yang patut kami lestarikan. Nilai budaya itu yang kami jual sebagai komoditi unggulan kepada wisatawan," ucap dia.
(Baca juga: Tanpa Pengobatan yang Tepat, Tifus Bisa Sebabkan Pendarahan Usus )
I Gede Ardika dari UN-WTO mengungkapkan, tokoh masyarakat dan masyarakat Belimbing memiliki semangat yang tinggi dalam pengembangan destinasi wisata setempat. "Semangat menyama braya masyarakat Belimbing cukup tinggi. Tinggal sekarang bagaimana pihak terkait membuka peluang untuk itu," tukasnya.
(nug)
Lihat Juga :