Peneliti Sebut Covid-19 Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi
Rabu, 09 Desember 2020 - 04:46 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, ini adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan, tidak hanya virus ini dapat membunuh, tetapi sebenarnya dapat menyebabkan komplikasi potensial jangka panjang seumur hidup," sambungnya.
Efek jangka panjang Covid-19 telah diakui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Sementara kebanyakan orang dengan Covid-19 pulih dan kembali ke kesehatan normal, beberapa pasien dapat memiliki gejala yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah sembuh dari penyakit ini.
(Baca juga: Melisha Sidabutar, Peserta Audisi Indonesian Idol Special Seasons Tutup Usia )
Bahkan orang yang tidak dirawat di rumah sakit dan yang memiliki penyakit ringan dapat mengalami gejala yang menetap atau terlambat. Adapun gejala jangka panjang yang paling sering dilaporkan, menurut CDC, meliputi kelelahan, sesak napas, batuk, nyeri sendi dan nyeri dada.
Efek jangka panjang Covid-19 telah diakui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Sementara kebanyakan orang dengan Covid-19 pulih dan kembali ke kesehatan normal, beberapa pasien dapat memiliki gejala yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah sembuh dari penyakit ini.
(Baca juga: Melisha Sidabutar, Peserta Audisi Indonesian Idol Special Seasons Tutup Usia )
Bahkan orang yang tidak dirawat di rumah sakit dan yang memiliki penyakit ringan dapat mengalami gejala yang menetap atau terlambat. Adapun gejala jangka panjang yang paling sering dilaporkan, menurut CDC, meliputi kelelahan, sesak napas, batuk, nyeri sendi dan nyeri dada.
(nug)
Lihat Juga :