Pentingnya Memperhatikan Kandungan dalam Produk Kecantikan
Senin, 07 Desember 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Diskusi ini menghadirkan sejumlah pembicara yang berkompeten di bidangnya, antara lain Skincare Enthusiast, Danang Wisnu; Beauty Blogger, Ratna Kirana; PR & Community Manager The Body Shop Indonesia, Ratu Ommaya; dan Chief Marketing Officer N' Pure Official, Devina Wijaya.
Selain itu, perwakilan mitra pembangunan yang secara konsisten ikut mendorong praktik ramah lingkungan ramah sosial di Indonesia juga akan berbagi perspektif, di antaranya Country Director RSPO Indonesia, Tiur Rumondang; Director Asia Pacific Rainforest Alliance, Chandra Panjiwibowo; Chairman Sustainable Spices Initiative Indonesia, Dippos Naloanro Simanjuntak; dan Deputi Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit, Ibrahim Gulagnar.
"Poin penting dari diskusi dalam C Channel Class Vol. 5 ini adalah betapa pentingnya memperhatikan kandungan dalam produk kecantikan yang digunakan sehari-hari. Selain memastikan kecocokan kandungan dengan kulit, pengguna hendaknya mengingat bahwa dalam menghasilkan suatu produk kecantikan, banyak hal yang dilibatkan, seperti lahan hutan, petani, serta masyarakat sekitar lahan," kata Communication and Outreach Officer LTKL, Shadrina Sahidu.
(Baca juga: Setelah Hampir 6 Bulan, WHO Perbarui Pedoman Penggunaan Masker )
"Memilih produk dengan kandungan komoditas ramah sosial dan ramah lingkungan dapat menjadi suatu bentuk tanggung jawab masyarakat pengguna terhadap alam dan lingkungan, sehingga produk kecantikan tidak hanya mempercantik kulit, namun juga dapat membantu keberlanjutan alam dan sosial," katanya lagi.
Selain itu, perwakilan mitra pembangunan yang secara konsisten ikut mendorong praktik ramah lingkungan ramah sosial di Indonesia juga akan berbagi perspektif, di antaranya Country Director RSPO Indonesia, Tiur Rumondang; Director Asia Pacific Rainforest Alliance, Chandra Panjiwibowo; Chairman Sustainable Spices Initiative Indonesia, Dippos Naloanro Simanjuntak; dan Deputi Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit, Ibrahim Gulagnar.
"Poin penting dari diskusi dalam C Channel Class Vol. 5 ini adalah betapa pentingnya memperhatikan kandungan dalam produk kecantikan yang digunakan sehari-hari. Selain memastikan kecocokan kandungan dengan kulit, pengguna hendaknya mengingat bahwa dalam menghasilkan suatu produk kecantikan, banyak hal yang dilibatkan, seperti lahan hutan, petani, serta masyarakat sekitar lahan," kata Communication and Outreach Officer LTKL, Shadrina Sahidu.
(Baca juga: Setelah Hampir 6 Bulan, WHO Perbarui Pedoman Penggunaan Masker )
"Memilih produk dengan kandungan komoditas ramah sosial dan ramah lingkungan dapat menjadi suatu bentuk tanggung jawab masyarakat pengguna terhadap alam dan lingkungan, sehingga produk kecantikan tidak hanya mempercantik kulit, namun juga dapat membantu keberlanjutan alam dan sosial," katanya lagi.
(nug)
Lihat Juga :