Selain 3M, Berkumur dengan Mouthwash Juga Bantu Cegah Sebaran Virus COVID-19
Rabu, 09 Desember 2020 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Produk mouthwash terbaru dari Unilever, yakni Pepsodent Active Defense Mouthwash, telah teruji secara in vitro mampu mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99,9%. Produk ini mengandung cetylpyridinium chloride (CPC) yang dikenal mampu mengurangi bakteri di dalam mulut.
"Studi awal kami menunjukkan hasil yang menjanjikan. Teknologi CPC yang kami gunakan telah dikenal oleh industri perawatan gigi dan mulut karena kemampuannya mengurangi bakteri, mencegah plak gigi, dan peradangan gusi tanpa mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam rongga mulut," terang drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation.
Dari sini terlihat bahwa kehadiran produk Pepsodent Active Defense Mouthwash didasari oleh riset. Menurut drg. Mirah, Unilever sendiri telah secara aktif berpartisipasi dalam diskusi komunitas medis dan ilmiah global seputar potensi penggunaan mouthwash untuk melawan virus SARS-CoV-2.
"Kami menginisiasi studi ilmiah awal bersama Laboratorium Microbac, laboratorium virologi di Amerika Serikat yang terpercaya dan diakui secara internasional, untuk mengukur efektivitas mouthwash yang mengandung teknologi CPC seperti Pepsodent Active Defense,” ujar drg. Mirah.
Unilever telah mempublikasikan hasil penelitian sebelumnya tentang efek mouthwash yang mengandung CPC di platform riset biologi Biorxiv, yang juga memperlihatkan bahwa Pepsodent Active Defense Mouthwash yang mengandung 0,07% CPC bekerja efektif mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99,9% dengan menargetkan serta menghancurkan selubung lipid virus. Dalam studi yang membandingkan produk tersebut dengan produk mouthwash yang mengandung etanol, campuran enzim, dan zinc sulfat itu terlihat bahwa hanya teknologi CPC yang saat ini menunjukkan hasil yang konsisten dan positif.
"Studi awal kami menunjukkan hasil yang menjanjikan. Teknologi CPC yang kami gunakan telah dikenal oleh industri perawatan gigi dan mulut karena kemampuannya mengurangi bakteri, mencegah plak gigi, dan peradangan gusi tanpa mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam rongga mulut," terang drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation.
Dari sini terlihat bahwa kehadiran produk Pepsodent Active Defense Mouthwash didasari oleh riset. Menurut drg. Mirah, Unilever sendiri telah secara aktif berpartisipasi dalam diskusi komunitas medis dan ilmiah global seputar potensi penggunaan mouthwash untuk melawan virus SARS-CoV-2.
"Kami menginisiasi studi ilmiah awal bersama Laboratorium Microbac, laboratorium virologi di Amerika Serikat yang terpercaya dan diakui secara internasional, untuk mengukur efektivitas mouthwash yang mengandung teknologi CPC seperti Pepsodent Active Defense,” ujar drg. Mirah.
Unilever telah mempublikasikan hasil penelitian sebelumnya tentang efek mouthwash yang mengandung CPC di platform riset biologi Biorxiv, yang juga memperlihatkan bahwa Pepsodent Active Defense Mouthwash yang mengandung 0,07% CPC bekerja efektif mengurangi jumlah virus SARS-CoV-2 hingga 99,9% dengan menargetkan serta menghancurkan selubung lipid virus. Dalam studi yang membandingkan produk tersebut dengan produk mouthwash yang mengandung etanol, campuran enzim, dan zinc sulfat itu terlihat bahwa hanya teknologi CPC yang saat ini menunjukkan hasil yang konsisten dan positif.
Lihat Juga :