Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Sabtu, 12 Desember 2020 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Pelukis Batam, Haryanto menambahkan bahwa 60 lukisan tersebut merupakan hasil produknya selama pandemi Covid-19 terhitung mulai Maret lalu. Lukisan tersebut menggambarkan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari. "Ada yang ketakutan digambarkan lukisan makanan di gantung di pagar, jaga jarak, masker, cuci tangan," terangnya.
Sangat antusias mengikuti pameran yang digelar Disbudpar Batam, Haryanto mengutarakan bahwa pameran ini bentuk apreasi dari pemerintah menghargai karya anak Batam. "Awalnya saya mengisi waktu luang dengan melukis, saya tidak menyangka hari ini saya bisa menampilkan karya di Kepri Mall," ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Pemasaran Area 1 Regional 1 Kemenparekraf, Taufik Nurhidayat berharap dukungan yang diberikan bisa menghidupkan kembali sektor pariwisata. "Batam adalah salah satu pintu gerbang buat pariwisata di Indonesia. Apalagi posisinya sebagai border buat negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, kita memberikan memberikan dukungan agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam bisa pulih kembali," ucapnya.
(Baca juga: Keliling Dunia, Ini Negara Favorit Istri Pejabat Bella Saphira )
Sementara, Direktur Pemasaran Regional I Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu mengingatkan agar CHSE diterapkan dalam kegiatan ini. "Kalau kita ingin sektor pariwisata pulih, ingin wisatawan berkunjung kembali, terapkan protokol kesehatan sesuai standar CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, Environment. Karena, dengan cara ini kita memberikan keamanan buat pengunjung dan akan membuat wisatawan merasa nyaman," tukasnya.
Sangat antusias mengikuti pameran yang digelar Disbudpar Batam, Haryanto mengutarakan bahwa pameran ini bentuk apreasi dari pemerintah menghargai karya anak Batam. "Awalnya saya mengisi waktu luang dengan melukis, saya tidak menyangka hari ini saya bisa menampilkan karya di Kepri Mall," ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Pemasaran Area 1 Regional 1 Kemenparekraf, Taufik Nurhidayat berharap dukungan yang diberikan bisa menghidupkan kembali sektor pariwisata. "Batam adalah salah satu pintu gerbang buat pariwisata di Indonesia. Apalagi posisinya sebagai border buat negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, kita memberikan memberikan dukungan agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam bisa pulih kembali," ucapnya.
(Baca juga: Keliling Dunia, Ini Negara Favorit Istri Pejabat Bella Saphira )
Sementara, Direktur Pemasaran Regional I Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu mengingatkan agar CHSE diterapkan dalam kegiatan ini. "Kalau kita ingin sektor pariwisata pulih, ingin wisatawan berkunjung kembali, terapkan protokol kesehatan sesuai standar CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, Environment. Karena, dengan cara ini kita memberikan keamanan buat pengunjung dan akan membuat wisatawan merasa nyaman," tukasnya.
(nug)
Lihat Juga :