Pandemi Covid-19, Anak Dituntut Untuk Cepat Beradaptasi
Kamis, 17 Desember 2020 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
“Risiko itu adalah kehilangan orang tua karena Covid-19, orang tua kehilangan mata pencaharian atau pendapatan, sulit mengakses layanan pendidikan yang berkualitas, rentan mengalami kekerasan dan eksploitasi, sulit mengakses layanan kesehatan dasar dan gizi, anak yang tinggal di kawasan dan rawan bencana, dan terbatasnya dukungan bagi anak dengan disabilitas,” papar Fandi dalam webinar bertajuk “Catatan Akhir Tahun: Refleksi Situasi Pemenuhan Hak Anak Indonesia 2020”, Selasa (15/12).
Ia menuturkan bahwa pihaknya berupaya dalam berbagai bidang terutama kesehatan, nutrisi dan pendidikan anak, perlindungan anak, dan tata kelola hak anak. “Kita perlu memastikan anak-anak tetap dapat belajar di rumah sehingga tingkat keaksaraan mereta tetap terjaga dengan baik dan tetap bersemangat mempersiapkan diri kembali ke sekolah jika situasi telah aman. Kami juga memberikan pemahaman terhadao kondisi psikologis anak dan selama Pandemi Covid-19,” tambahnya.
(Baca juga : Empat Kasus Baru, 2.283 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19 )
Sementara itu, Deputy Chief Program Impact and Policy, Tata Sudrajat menambahkan adanya angka kekerasan pada anak, termasuk yang terjadi di rumah, meningkat selama masa Pandemi Covid-19. Ia memaparkan sebagian hasil dari Global Survey Save the Children di 34 negara pada bulan Agustus 2020.
(Baca juga : Mantan Presiden Swiss Meninggal Dunia Akibat Covid-19 )
Ia menuturkan bahwa pihaknya berupaya dalam berbagai bidang terutama kesehatan, nutrisi dan pendidikan anak, perlindungan anak, dan tata kelola hak anak. “Kita perlu memastikan anak-anak tetap dapat belajar di rumah sehingga tingkat keaksaraan mereta tetap terjaga dengan baik dan tetap bersemangat mempersiapkan diri kembali ke sekolah jika situasi telah aman. Kami juga memberikan pemahaman terhadao kondisi psikologis anak dan selama Pandemi Covid-19,” tambahnya.
(Baca juga : Empat Kasus Baru, 2.283 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19 )
Sementara itu, Deputy Chief Program Impact and Policy, Tata Sudrajat menambahkan adanya angka kekerasan pada anak, termasuk yang terjadi di rumah, meningkat selama masa Pandemi Covid-19. Ia memaparkan sebagian hasil dari Global Survey Save the Children di 34 negara pada bulan Agustus 2020.
(Baca juga : Mantan Presiden Swiss Meninggal Dunia Akibat Covid-19 )
Lihat Juga :