Nyentrik Banget, Tas Kursi ini Berhiaskan Berlian Bling Bling
Kamis, 17 Desember 2020 - 21:50 WIB
loading...
foto/ dok istimewa
A
A
A
JAKARTA - Fashion tidak hanya menjadi suatu barang yang digunakan namun juga menjadi pernyataan artistik. Belum lama ini hadir tas berbentuk kursi berhiaskan berlian yang unik seharga lebih dari Rp 12 juta.
Fashion editor, Emilia Petrarca menerangkan, desainer telah menciptakan beberapa hal yang tidak masuk akal di landasan pacu, ketika landasan pacu masih menjadi masalah. “Di Instagram, kita dikejutkan dengan beberapa hal terliar dalam ingatan, seperti gaun Vaquera yang bergunung-gunung, jubah makan malam TV Moschino, atau tirai jendela yang dapat dikenakan dari Matty Bovan,” ujar Petrarca seperti yang dilansir dari thecut.com.
Baca juga : Ini Koleksi Terakhir yang Dirancang Desainer Barli Asmara
Petrarca menambahkan, Item seperti barang-barang tersebut biasanya diciptakan untuk menjadi viral. Barang itu diciptakan untuk membuat pernyataan artistik. “Pernyataan artistik ini biasanya mengacu pada kritik terhadap kapitalisme, misalnya dalam kasus Vaquera,” ujar Petrarca seperti yang dilansir dari thecut.com
Tetapi menurut Petrarca, barang-barang tersebut jarang sekali yang benar-benar masuk ke produksi massal. Sehingga sebenarnya orang tidak bisa membelinya.
Fashion editor, Emilia Petrarca menerangkan, desainer telah menciptakan beberapa hal yang tidak masuk akal di landasan pacu, ketika landasan pacu masih menjadi masalah. “Di Instagram, kita dikejutkan dengan beberapa hal terliar dalam ingatan, seperti gaun Vaquera yang bergunung-gunung, jubah makan malam TV Moschino, atau tirai jendela yang dapat dikenakan dari Matty Bovan,” ujar Petrarca seperti yang dilansir dari thecut.com.
Baca juga : Ini Koleksi Terakhir yang Dirancang Desainer Barli Asmara
Petrarca menambahkan, Item seperti barang-barang tersebut biasanya diciptakan untuk menjadi viral. Barang itu diciptakan untuk membuat pernyataan artistik. “Pernyataan artistik ini biasanya mengacu pada kritik terhadap kapitalisme, misalnya dalam kasus Vaquera,” ujar Petrarca seperti yang dilansir dari thecut.com
Tetapi menurut Petrarca, barang-barang tersebut jarang sekali yang benar-benar masuk ke produksi massal. Sehingga sebenarnya orang tidak bisa membelinya.
Lihat Juga :