Bintangi Asih 2, Ario Bayu Ternyata Enggak Doyan Film Horor
Kamis, 24 Desember 2020 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
"Sebenarnya hanya genrenya saja. Bahwa at the end of the day, sebuah film itu adalah tentang cerita, tentang karakter, dan tentang substansi dalam film itu sendiri. Jadi selepas genrenya 'wah ini horor' pasti ada stereotipe-nya, horor pasti A, B, C, D. Ternyata ini bukan stereotipe yang generik pada umumnya," kata dia.
Walau tidak terlalu menyukai genre horor, Ario sendiri cukup mengamati perkembangannya, bahkan antusias menonton film horor luar biasa seperti Danur yang dibintangi Prilly Latuconsina. Dia pun berharap penonton memiliki antusias yang sama dalam menyambut film Asih 2.
Selain itu, aktor kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 ini juga bercerita soal pengalamannya berpartisipasi dalam film Asih 2 yang produksinya di tengah pandemi Covid-19. Ario Bayu mengaku harus beberapa kali mengikuti cek kesehatan demi menerapkan protokol kesehatan ketat di lokasi syuting.
(Baca juga: Sutradara Bocorkan Film Dokumenter The Beatles: Get Back )
Selama produksi, suami dari wanita Prancis, Valentine Payen ini pun sampai harus tes Covid-19 beberapa kali bersama para pemain lainnya serta kru. "Saya lupa, pastinya beberapa kali. Jadi memang ini salah satu cara untuk meminimalisir potensi terpaparnya pemain-pemainnya atau kru-kru," tukasnya.
Walau tidak terlalu menyukai genre horor, Ario sendiri cukup mengamati perkembangannya, bahkan antusias menonton film horor luar biasa seperti Danur yang dibintangi Prilly Latuconsina. Dia pun berharap penonton memiliki antusias yang sama dalam menyambut film Asih 2.
Selain itu, aktor kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 ini juga bercerita soal pengalamannya berpartisipasi dalam film Asih 2 yang produksinya di tengah pandemi Covid-19. Ario Bayu mengaku harus beberapa kali mengikuti cek kesehatan demi menerapkan protokol kesehatan ketat di lokasi syuting.
(Baca juga: Sutradara Bocorkan Film Dokumenter The Beatles: Get Back )
Selama produksi, suami dari wanita Prancis, Valentine Payen ini pun sampai harus tes Covid-19 beberapa kali bersama para pemain lainnya serta kru. "Saya lupa, pastinya beberapa kali. Jadi memang ini salah satu cara untuk meminimalisir potensi terpaparnya pemain-pemainnya atau kru-kru," tukasnya.
(nug)
Lihat Juga :