Ingin Hidup Lebih Bahagia di 2021? Lakukan Satu Hal Ini!
Minggu, 03 Januari 2021 - 09:02 WIB
loading...
Psikolog menyarankan kita melakukan hal yang bisa membuat diri sendiri bahagia menjalani tahun 2021 ini. Foto Ilustrasi/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Tahun 2020 memberikan tantangan dan perubahan besar dalam setiap aspek kehidupan karena pandemi COVID-19. Namun, bukan berarti di tahun 2021 Anda tidak bisa bahagia. Psikolog klinis Richard Ryan mengatakan, membuat tujuan untuk membantu orang lain bisa menambah kebahagiaan pada diri sendiri.
"Pikirkan bagaimana Anda bisa membantu. Ada banyak kesusahan di luar sana. Jika kita dapat menetapkan tujuan yang bertujuan untuk membantu orang lain, tujuan semacam itu akan, pada gilirannya, juga menambah kesejahteraan kita sendiri," kata Ryan, seperti dilansir dari laman Science Daily.
(Baca Juga: 10 Resolusi Kesehatan 2021, Mulai Diet Hingga Olahraga Baru )
Saran ini berdasarkan penelitian selama 10 tahun. Bersama Edward Deci, seorang profesor emeritus psikologi Universitas Rochester, Ryan adalah salah satu pendiri teori penentuan nasib sendiri (SDT), kerangka kerja yang luas untuk mempelajari motivasi dan kepribadian manusia.
Dikembangkan oleh keduanya selama hampir 40 tahun, teori ini telah menjadi salah satu kerangka kerja motivasi manusia yang paling diterima secara luas dalam ilmu perilaku kontemporer. Titik awalnya adalah gagasan bahwa semua manusia memiliki kecenderungan alami atau intrinsik untuk berperilaku secara efektif dan sehat.
"Pikirkan bagaimana Anda bisa membantu. Ada banyak kesusahan di luar sana. Jika kita dapat menetapkan tujuan yang bertujuan untuk membantu orang lain, tujuan semacam itu akan, pada gilirannya, juga menambah kesejahteraan kita sendiri," kata Ryan, seperti dilansir dari laman Science Daily.
(Baca Juga: 10 Resolusi Kesehatan 2021, Mulai Diet Hingga Olahraga Baru )
Saran ini berdasarkan penelitian selama 10 tahun. Bersama Edward Deci, seorang profesor emeritus psikologi Universitas Rochester, Ryan adalah salah satu pendiri teori penentuan nasib sendiri (SDT), kerangka kerja yang luas untuk mempelajari motivasi dan kepribadian manusia.
Dikembangkan oleh keduanya selama hampir 40 tahun, teori ini telah menjadi salah satu kerangka kerja motivasi manusia yang paling diterima secara luas dalam ilmu perilaku kontemporer. Titik awalnya adalah gagasan bahwa semua manusia memiliki kecenderungan alami atau intrinsik untuk berperilaku secara efektif dan sehat.
Lihat Juga :