JKT48 Restrukturasi, Gaby Berat Kehilangan Banyak Teman
Selasa, 12 Januari 2021 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak semudah itu untuk menerima dan tidak semudah itu untuk mengerti. Namun, di kondisi yang berat seperti ini, keberadaan kita akan jauh lebih bermakna apabila kita saling memberi dukungan bukan menjatuhkan, saling mengerti bukan menghakimi. Mengerti bahwa keputusan terberat akan selalu ditemui dari hari ke hari terutama di masa sulit seperti sekarang ini," paparnya.
Gaby pun percaya tidak ada perjuangan member yang sia-sia. Bahkan, menurutnya, setiap member JKT48 akan tetap sukses berkarier di mana pun mereka berada. Karena itu, Gaby meminta pada seluruh penggemar untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh member JKT48.
"Aku percaya di JKT48 tidak ada perjuangan yang sia-sia. Perasaan, tenaga, waktu yang telah diberikan suatu saat akan jadi makna. Entah kapan itu, semua orang punya waktunya masing-masing," ungkapnya.
"Akupun juga percaya setiap member JKT48 punya caranya sendiri untuk bersinar di manapun kami berada. Apapun keputusan yang telah diambil, semoga dukungan selalu ada menyelimuti langkah setiap member di manapun kami berada dan sesulit apapun situasi dan kondisinya," lanjutnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, melalui pernyataan resminya, JKT48 mengumumkan restrukturisasi atau pengurangan jumlah member dan staf karena pandemi Covid-19 . Sejak pertengahan Maret 2020, grup musik tersebut dilaporkan sulit menjalani kegiatan.
"Terima kasih atas dukungannya untuk JKT48. Seperti yang telah diumumkan pada 10 November yang talu, oleh karena efek pandemi Covid-19 di Indonesia, sejak pertengahan bulan Maret 2020 hingga saat ini kegiatan JKT48 menjadi sangat sulit untuk dijalankan," tulis pengumuman tersebut.
Gaby pun percaya tidak ada perjuangan member yang sia-sia. Bahkan, menurutnya, setiap member JKT48 akan tetap sukses berkarier di mana pun mereka berada. Karena itu, Gaby meminta pada seluruh penggemar untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh member JKT48.
"Aku percaya di JKT48 tidak ada perjuangan yang sia-sia. Perasaan, tenaga, waktu yang telah diberikan suatu saat akan jadi makna. Entah kapan itu, semua orang punya waktunya masing-masing," ungkapnya.
"Akupun juga percaya setiap member JKT48 punya caranya sendiri untuk bersinar di manapun kami berada. Apapun keputusan yang telah diambil, semoga dukungan selalu ada menyelimuti langkah setiap member di manapun kami berada dan sesulit apapun situasi dan kondisinya," lanjutnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, melalui pernyataan resminya, JKT48 mengumumkan restrukturisasi atau pengurangan jumlah member dan staf karena pandemi Covid-19 . Sejak pertengahan Maret 2020, grup musik tersebut dilaporkan sulit menjalani kegiatan.
"Terima kasih atas dukungannya untuk JKT48. Seperti yang telah diumumkan pada 10 November yang talu, oleh karena efek pandemi Covid-19 di Indonesia, sejak pertengahan bulan Maret 2020 hingga saat ini kegiatan JKT48 menjadi sangat sulit untuk dijalankan," tulis pengumuman tersebut.
Lihat Juga :