JKT48 Restrukturasi, Gaby Berat Kehilangan Banyak Teman

Selasa, 12 Januari 2021 - 19:27 WIB
loading...
JKT48 Restrukturasi,...
Member JKT48 berusia 22 tahun itu mengungkapkan rasa sedih dan kecewanya karena pengurangan jumlah anggota. / Foto: Twitter @gabyJKT48
A A A
JAKARTA - Restrukturisasi atau pengurangan jumlah member dan staf JKT48 membuat salah satu member grup idol tersebut, Gaby JKT48 kehilangan. Gaby mengaku hal ini tidak mudah baginya. Bagi Gaby, terasa berat kehilangan banyak teman dalam waktu bersamaan.

(Baca juga: Restrukturisasi JKT48 Bikin Baper dan Enggak Bisa Tidur )

Hal tersebut diungkapkan pemilik nama asli Gabriela Margareth Warouw itu melalui postingan di akun Twitter pribadinya, @gabyJKT48.

"Berat rasanya kehilangan satu teman. Apalagi kehilangan banyak teman di waktu yang bersamaan," tulis Gaby dikutip Selasa (12/1).

Sementara di unggahan lainnya, perempuan 22 tahun itu mengungkapkan rasa sedih dan kecewanya karena pengurangan jumlah member JKT48. Meski merasakan sama seperti penggemar lainnya, namun Gaby mengingatkan yang terpenting saat ini adalah memberi dukungan dan saling mengerti.

"Mungkin sekarang banyak orang sedang sedih, heran, kecewa, marah, kesal dan perasaan lainnya. Karena akupun juga. Aku tau tidak semudah itu," kata Gaby.

"Tidak semudah itu untuk menerima dan tidak semudah itu untuk mengerti. Namun, di kondisi yang berat seperti ini, keberadaan kita akan jauh lebih bermakna apabila kita saling memberi dukungan bukan menjatuhkan, saling mengerti bukan menghakimi. Mengerti bahwa keputusan terberat akan selalu ditemui dari hari ke hari terutama di masa sulit seperti sekarang ini," paparnya.

Gaby pun percaya tidak ada perjuangan member yang sia-sia. Bahkan, menurutnya, setiap member JKT48 akan tetap sukses berkarier di mana pun mereka berada. Karena itu, Gaby meminta pada seluruh penggemar untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh member JKT48.

"Aku percaya di JKT48 tidak ada perjuangan yang sia-sia. Perasaan, tenaga, waktu yang telah diberikan suatu saat akan jadi makna. Entah kapan itu, semua orang punya waktunya masing-masing," ungkapnya.

"Akupun juga percaya setiap member JKT48 punya caranya sendiri untuk bersinar di manapun kami berada. Apapun keputusan yang telah diambil, semoga dukungan selalu ada menyelimuti langkah setiap member di manapun kami berada dan sesulit apapun situasi dan kondisinya," lanjutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, melalui pernyataan resminya, JKT48 mengumumkan restrukturisasi atau pengurangan jumlah member dan staf karena pandemi Covid-19 . Sejak pertengahan Maret 2020, grup musik tersebut dilaporkan sulit menjalani kegiatan.

"Terima kasih atas dukungannya untuk JKT48. Seperti yang telah diumumkan pada 10 November yang talu, oleh karena efek pandemi Covid-19 di Indonesia, sejak pertengahan bulan Maret 2020 hingga saat ini kegiatan JKT48 menjadi sangat sulit untuk dijalankan," tulis pengumuman tersebut.

Diskusi secara terus menerus pun sudah dilakukan oleh manajemen dan para stakeholder untuk mencegah JKT48 tidak bubar. Dari hasil diskusi tersebut, akhirnya diputuskan bahwa satu-satunya cara untuk tetap bisa bertahan adalah dengan melakukan pengurangan jumlah member dan staf JKT48.

"Di akhir tahun lalu tim manajemen dan para stakeholder telah melakukan diskusi terus-menerus untuk memikirkan cara agar JKT 48 tidak bubar," jelasnya.

(Baca juga: Gara-Gara Pandemi, Ini 26 Member yang Akan Diluluskan dari JKT48 )

Dalam pengumuman itu, disebutkan juga bahwa JKT48 akan meluluskan 26 member dalam Upacara Kelulusan Khusus JKT48. Acara ini akan dilaksanakan pada akhir Februari.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Rafi Sudirman Sambangi...
Rafi Sudirman Sambangi 5 Kota Indonesia, Hadirkan Konser Intim dan Personal
Ziva Magnolya Keluar...
Ziva Magnolya Keluar dari Zona Nyaman di Java Jazz Festival 2026, Nyanyikan 'Spain'
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
478 Siswa Tampil dalam...
478 Siswa Tampil dalam Konser Legacy of Stars, Tandai 25 Tahun Bina Bangsa School
Sorak Sorai Fest 2025,...
Sorak Sorai Fest 2025, Perayaan Musik Akhir Tahun Meriah Bersama MNC Life
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved