Semua Hal tentang Vaksinasi COVID-19 yang Perlu Kamu Tahu

Jum'at, 15 Januari 2021 - 20:49 WIB
loading...
Semua Hal tentang Vaksinasi...
Program vaksinasi mulai dilakukan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia demi mengentaskan pandemi COVID-19. Foto/University of Maryland School of Medicine, AP
A A A
JAKARTA - Pada Rabu (13/1), Presiden Joko Widodo sudah disuntik vaksin COVID-19. Penyuntikan vaksin kepada Presiden Joko Widodo ini menandakan dimulainya proses vaksinasi di Indonesia.

Nah, sekarang, seberapa banyak kamu tahu soal proses vaksinasi ini? Sebelum nantinya divaksinasi, ini enam hal yang perlu kamu ketahui.

1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN EFIKASI VAKSIN DAN MENGAPA NILAINYA BISA BEDA-BEDA?

Melansir dari dokumen “Overview of Vaccine Efficacy and Vaccine Effectiveness” yang dipublikasikan oleh Canadian Center of Vaccinology, efikasi atau kemanjuran vaksin didefinisikan sebagai presentase penurunan kemungkinan terjangkit suatu penyakit dalam sebuah kelompok yang divaksinasi dibandingkan dengan kelompok yang tidak divaksinasi dalam kondisi lingkungan yang ideal atau terkontrol.

Menurut Prof. Dr. apt. Zullies Ikawati, Ketua Program Studi S3 Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, besaran efikasi ini dapat berbeda-beda bergantung pada karakteristik subjek uji.

Pada saat uji vaksin, tidak semua peserta yang diuji akan mendapatkan vaksin. Beberapa akan mendapatkan placebo, yaitu obat kosong yang tidak mengandung vaksin. Misalnya saja, pada uji vaksin Sinovac yang dilakukan di Bandung, dari 1.600 peserta, ada 800 orang yang mendapatkan vaksin dan 800 orang lainnya yang mendapatkan placebo.

Dari kelompok tersebut, diketahui 26 orang yang mendapatkan vaksin terinfeksi virus, sedangkan dari kelompok yang tidak mendapatkan vaksin ada 75 orang yang terinfeksi virus. Dengan begitu, maka efikasi dari vaksin dapat dihitung dengan cara seperti dalam foto berikut:

Semua Hal tentang Vaksinasi COVID-19 yang Perlu Kamu Tahu

Foto: Iffah

Dengan rumusan tersebut, jika subjek ujinya adalah kelompok risiko tinggi, maka kemungkinan kelompok yang diberikan placebo akan lebih banyak yang terpapar virus sehingga perhitungan efikasinya menjadi meningkat. Sedangkan jika subjek ujinya berisiko rendah dan taat dengan protokol kesehatan (prokes), maka sangat boleh jadi pada kelompok placebo-pun tidak banyak yang terinfeksi.

Hal ini menyebabkan perbandingan kejadian infeksi antara kelompok placebo dengan kelompok vaksin menjadi lebih rendah yang akhirnya menghasilkan angka efikasi vaksin yang juga lebih rendah.

2. APA SAJA MEREK VAKSIN YANG SUDAH DIBELI PEMERINTAH INDONESIA?

Dari konferensi pers yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan pada 29 Desember 2020, Indonesia sudah memesan 329.504.000 vaksin pasti dan 334 juta vaksin opsi. Vaksin opsi adalah jumlah vaksin yang sudah dipesan, tapi pemesanannya bisa dibatalkan.

Vaksin yang dipesan tersebut terdiri dari 125.504.000 vaksin pasti dan 100 juta vaksin opsi Sinovac. Ditambah 50 juta vaksin pasti dan 80 juta vaksin opsi Novavax. Lalu 50 juta vaksin pasti dan 50 juta vaksin opsi COVAX/GAVI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pemprov DKI Sediakan...
Pemprov DKI Sediakan 26.000 Dosis Vaksin Covid-19
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Rekomendasi
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Berita Terkini
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Sarwendah Pamer Rumah...
Sarwendah Pamer Rumah Baru, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Fakta Rumah Lama
Bebi Romeo Syok Putranya...
Bebi Romeo Syok Putranya Nyaris Tenggelam, Menyesal Jadi Ayah yang Gagal
Pakar Ungkap Kenapa...
Pakar Ungkap Kenapa William dan Kate Makin Romantis di Depan Publik
Ini Alasan Vicky Prasetyo...
Ini Alasan Vicky Prasetyo Belum Temui Fangfang usai Melahirkan
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved