Vaksinasi Perkuat Imunitas Tubuh
Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan pada sistem kekebalan tubuh spesifik, yaitu dimana antibodi yang memiliki target tertentu. Pada sistem kekebalan tubuh ini bekerja lebih cepat dan efektif dalam mengatasi infeksi. Di sinilah peran vaksin dibutuhkan oleh tubuh. Baca juga: Jokowi Ingatkan Meski Sudah Divaksin Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
"Sistem kekebalan tubuh spesifik ini maksudnya antibodi yang khusus. Contohnya vaksinasi yang diberikan sebagai antibodi campak, antibodi hepatitis B dan lainnya yang memang tubuh tidak bisa membuat antibodi sendiri," tutur Dirga.
Peranan vaksin atau imunisasi sebagai langkah pencegah primer penyakit dengan memasukkan antigen atau benda asing ke tubuh. Benda asing yang dimasukkan itu bisa berupa virus atau bakteri yang dilemahkan, atau bisa juga berupa bagian komponen dari virus atau bakteri penyakit tersebut.
Antigen yang dimasukkan ke dalam tubuh ini memiliki tujuan membantu pembentukan kekebalan tubuh terhadap antigen tersebut jika virus atau bakteri yang sebenarnya menginfeksi tubuh. "Sehingga, saat terjadi infeksi sesungguhnya sistem kekebalan tubuh spesifik dapat dengan cepat membentuk antibodi untuk melawan penyakit," jelasnya.
Jadi, vaksin berperan sebagai penyumbang antigen yang membantu tubuh untuk memproduksi imunitas yang lebih spesifik dan bertahan lama. Dengan terbentuknya antibodi spesifik di dalam tubuh, maka sel jaringan di dalam tubuh akan lebih kuat melawan infeksi patogen atau organisme jahat yang menyerang tubuh dari dalam. Namun, Dirga mengingatkan, jika tubuh tidak mendapatkan vaksinasi atau kekebalan tubuh spesifik, maka jika terjadi infeksi dari virus dapat dengan mudah meluas atau bahkan mematikan.
Contohnya, ketika kita diberikan vaksin influenza, saat tubuh terserang virus influenza masuk ke dalam tubuh dan berusaha menyerang dari dalam, maka antibodi yang sudah dibuat oleh vaksin di tubuh akan menjadi tameng atau pertahanan diri dari dampak buruk infeksi virus influenza ini. Baca
"Ketika vaksin disuntikan, maka tubuh akan mengenalinya, sehingga membentuk kekebalan yang dikenal sebagai antibodi. Antibodi inilah yang berfungsi untuk melawan virus spesifik yang masuk ke dalam tubuh," kata spesialis penyakit dalam Czeresna Heriawan.
"Sistem kekebalan tubuh spesifik ini maksudnya antibodi yang khusus. Contohnya vaksinasi yang diberikan sebagai antibodi campak, antibodi hepatitis B dan lainnya yang memang tubuh tidak bisa membuat antibodi sendiri," tutur Dirga.
Peranan vaksin atau imunisasi sebagai langkah pencegah primer penyakit dengan memasukkan antigen atau benda asing ke tubuh. Benda asing yang dimasukkan itu bisa berupa virus atau bakteri yang dilemahkan, atau bisa juga berupa bagian komponen dari virus atau bakteri penyakit tersebut.
Antigen yang dimasukkan ke dalam tubuh ini memiliki tujuan membantu pembentukan kekebalan tubuh terhadap antigen tersebut jika virus atau bakteri yang sebenarnya menginfeksi tubuh. "Sehingga, saat terjadi infeksi sesungguhnya sistem kekebalan tubuh spesifik dapat dengan cepat membentuk antibodi untuk melawan penyakit," jelasnya.
Jadi, vaksin berperan sebagai penyumbang antigen yang membantu tubuh untuk memproduksi imunitas yang lebih spesifik dan bertahan lama. Dengan terbentuknya antibodi spesifik di dalam tubuh, maka sel jaringan di dalam tubuh akan lebih kuat melawan infeksi patogen atau organisme jahat yang menyerang tubuh dari dalam. Namun, Dirga mengingatkan, jika tubuh tidak mendapatkan vaksinasi atau kekebalan tubuh spesifik, maka jika terjadi infeksi dari virus dapat dengan mudah meluas atau bahkan mematikan.
Contohnya, ketika kita diberikan vaksin influenza, saat tubuh terserang virus influenza masuk ke dalam tubuh dan berusaha menyerang dari dalam, maka antibodi yang sudah dibuat oleh vaksin di tubuh akan menjadi tameng atau pertahanan diri dari dampak buruk infeksi virus influenza ini. Baca
"Ketika vaksin disuntikan, maka tubuh akan mengenalinya, sehingga membentuk kekebalan yang dikenal sebagai antibodi. Antibodi inilah yang berfungsi untuk melawan virus spesifik yang masuk ke dalam tubuh," kata spesialis penyakit dalam Czeresna Heriawan.
Lihat Juga :