Vaksin Sinovac Gunakan Virus yang Sudah Dimatikan

Sabtu, 16 Januari 2021 - 11:58 WIB
loading...
A A A
"Diharapkan hasilnya tidak akan jauh berbeda artinya dengan 65,35% efikasi maka diharapkan bisa menekan sebanyak itu," ucapnya.

Keyakinan untuk melakukan vaksinasi ini diharapkan tidak membuat masyarakat abai terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selama pandemi masih melanda virus masih banyak dimana-mana kewajiban untuk jaga jarak dan menggunakan masker masih harus terus dilakukan.

Dokter Tafdhila Rahmaniah yang juga pemilik Rumah Vaksinasi Bogor menjelaskan, vaksinasi tidak bisa melindungi 100%, ada celah seseorang yang sudah mendapt vaksin akan tertular. Dari segi vaksinnya butuh waktu sampai terbentuknya antibodi. Semua vaksin, tidak langsung terbentuk antibodi rata-rata membutuhkan waktu 10-14 hari. Terlebih vaksin Covid-19 ini yang dilakukan dua kali pemberian sehingga suntikan pertama belum membentuk antibodi.

"Perlu menunggu sampai dosis lengkap, dari pemberian kedua pun harus ditunggu lagi maksimal 14 hari sampai antibodi terbentuk. Dari pemberian awal berarti waktunya sebulan antibodi terbentuk," jelas Tafdhila. Hal yang sama juga berlaku untuk vaksin lain,misalnya vaksin influenza. Vaksin ini membutuhkan waktu 10-14 hari untuk membentuk antibodi.

Manfaat vaksin dapat membentuk herd immunity atau kekebalan di komunitas. Sebuah komunitas dapat memiliki kekebalan jika 70% dari anggota komunitas itu divaksin. "Contohnya kini kita jarang menemukan kasus polio karena cakupan vaksinasi polio atau orang yang divaksin polio dalam satu daerah sudah banyak," ungkapnya.

Untuk vaksin Covid-19, ditargetkan 80% masyarakat akan divaksin. Sebanyak 20-30% penduduk Indonesia yang tidak divaksin akan ikut terlindungi dari mereka yang divaksin. Baca juga: Waspadai Serangkaian Gejala Covid-19 yang Tidak Umum

Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus korona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi. Manfaat vaksin Covid-19 tidak hanya untuk sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan sosial. Jika sebagian besar masyarakat sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik untuk melawan Covid-19, kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali seperti sediakala. (Ananda Nararya)
(wan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksin Flu saat Hamil,...
Vaksin Flu saat Hamil, Amankah? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Kemenkes Tegaskan Vaksin...
Kemenkes Tegaskan Vaksin MR Aman, Stok Jutaan Dosis Disiapkan Hadapi Lonjakan Campak
Kasus Dengue Melonjak,...
Kasus Dengue Melonjak, Kalimantan Utara Mulai Program Vaksin DBD
Tak Perlu Panik, Ini...
Tak Perlu Panik, Ini Efek Samping Vaksin Flu yang Perlu Diketahui
WHO Bantah Rumor soal...
WHO Bantah Rumor soal Vaksin Akibatkan Autisme
Perlukah Indonesia Vaksin...
Perlukah Indonesia Vaksin TBC? Ini Penjelasan Siti Fadilah Supari dan Guru Besar FKUI
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
China Siap Kenalkan...
China Siap Kenalkan Aplikasi Pengganti Injeksi ke Tubuh Manusia Tanpa Suntikan
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Berita Terkini
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved