Akibat Pandemi, Survei: Camilan Semakin Digemari Agar Lebih Happy
Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi temuan tersebut, Peneliti dan Pengamat Sosial Devie Rahmawati mengatakan, dalam konteks masyarakat Indonesia, kebiasaan ngemil sudah menjadi bagian dari tradisi sejak dulu. Maka dari itu, tidaklah heran jika camilan banyak dipilih masyarakat di berbagai kesempatan, termasuk dalam hal mengisi waktu luang dan menghilangkan kebosanan.
Baca juga : Lima Artis dan Influencer yang Telah Divaksin Covid-19
”Kebutuhan masyarakat Indonesia akan makanan (camilan) tidak hanya menjadi pemenuh kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi kekuatan sosiologis membangun konektivitas sosial, serta membantu mengendalikan suasana hati di kehidupan sehari-hari, bahkan meredakan tingkat stres yang timbul akibat suasana yang tidak menentu, seperti pandemi,” papar Devie.
Terungkap bahwa saat ini setiap individu berusaha mencari kenyamanan saat menikmati camilan sehingga pemilihan waktu ngemil menjadi lebih spontan dan bervariatif. 60% menyatakan bahwa jadwal ngemil mereka menjadi lebih tidak terencana dan berbeda setiap harinya. Data tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi makanan ringan untuk mencari kenyamanan di tahun ini (71%), dibandingkan dengan data pada tahun lalu (64%).
Baca juga : Amankan Pelantikan Joe Biden, Pentagon Kerahkan 25 Ribu Anggota Garda Nasional
84% responden menyatakan bahwa camilan merupakan salah satu sumber kebahagiaan mereka. Tak hanya itu, 81% merasa camilan bisa memberikan semangat tersendiri sepanjang hari. Mengenai manfaatnya bagi keluarga, 94% orangtua mengandalkan camilan untuk menghibur anak-anaknya selama pandemi. Bahkan, 77% orang tua telah menjadikan kebiasaan ngemil sebagai tradisi baru bagi keluarga.
Tahun ini masyarakat merasa lebih sadar dan fokus pada camilan yang dimakan, terutama saat menikmatinya dalam kesendirian di rumah. 67% menyatakan lebih sering menikmati camilan sendirian, dibandingkan sebelumnya. 66% responden merasa lebih fokus dengan camilan yang mereka konsumsi dan 75% merasa lebih sadar untuk mencari camilan yang sesuai dengan kebutuhan. 75% bisa menghabiskan waktu lebih hanya untuk memahami camilan tersebut, bagaimana aromanya, tekstur dan rasanya.
Baca juga : Lima Artis dan Influencer yang Telah Divaksin Covid-19
”Kebutuhan masyarakat Indonesia akan makanan (camilan) tidak hanya menjadi pemenuh kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi kekuatan sosiologis membangun konektivitas sosial, serta membantu mengendalikan suasana hati di kehidupan sehari-hari, bahkan meredakan tingkat stres yang timbul akibat suasana yang tidak menentu, seperti pandemi,” papar Devie.
Terungkap bahwa saat ini setiap individu berusaha mencari kenyamanan saat menikmati camilan sehingga pemilihan waktu ngemil menjadi lebih spontan dan bervariatif. 60% menyatakan bahwa jadwal ngemil mereka menjadi lebih tidak terencana dan berbeda setiap harinya. Data tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi makanan ringan untuk mencari kenyamanan di tahun ini (71%), dibandingkan dengan data pada tahun lalu (64%).
Baca juga : Amankan Pelantikan Joe Biden, Pentagon Kerahkan 25 Ribu Anggota Garda Nasional
84% responden menyatakan bahwa camilan merupakan salah satu sumber kebahagiaan mereka. Tak hanya itu, 81% merasa camilan bisa memberikan semangat tersendiri sepanjang hari. Mengenai manfaatnya bagi keluarga, 94% orangtua mengandalkan camilan untuk menghibur anak-anaknya selama pandemi. Bahkan, 77% orang tua telah menjadikan kebiasaan ngemil sebagai tradisi baru bagi keluarga.
Tahun ini masyarakat merasa lebih sadar dan fokus pada camilan yang dimakan, terutama saat menikmatinya dalam kesendirian di rumah. 67% menyatakan lebih sering menikmati camilan sendirian, dibandingkan sebelumnya. 66% responden merasa lebih fokus dengan camilan yang mereka konsumsi dan 75% merasa lebih sadar untuk mencari camilan yang sesuai dengan kebutuhan. 75% bisa menghabiskan waktu lebih hanya untuk memahami camilan tersebut, bagaimana aromanya, tekstur dan rasanya.
Lihat Juga :