Kini Jadi Selebgram, Dayana Ternyata Pernah Lumpuh karena Kelainan Bawaan
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Malformasi Chiari adalah kelainan bawaan yang terjadi selama masa perkembangan janin di dalam kandungan, namun baru dapat terdeteksi saat menjelang usia remaja hingga dewasa. Kondisi ini terjadi saat jaringan otak belakang mengalami herniasi, yaitu turun ke saluran tulang belakang. Kelainan yang cukup langka ini muncul ketika tulang tengkorak terlalu kecil atau memiliki bentuk yang tidak sempurna, sehingga otak menjadi terdorong ke bawah.
Malformasi Chiari tipe 1 adalah jenis malformasi chiari yang paling sering terjadi. Pada Malformasi Chiari tipe 1 terjadi herniasi tonsil otak kecil melalui foramen magnum menuju tulang belakang.
Baca Juga: Berawal dari Review Skincare, Kartika Putri dan Dokter Richard Lee Saling Tantang di Meja Hijau
Kasus kelumpuhan Dayana bahkan sampai disorot oleh stasiun televisi setempat. Pada tayangan itu, tampak Dayana tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan, belajar, dan merajut di atas kursi roda. Sang ibu juga mengajak putrinya ke taman sambil mendorong kursi roda.
Segenap orang yang menyayangi Dayana seperti guru dan para wali murid di sekolahnya juga melakukan penggalangan dana untuk Dayana, bahkan sampai mengadakan konser amal. Dikabarkan Dayana harus melakukan operasi di Spanyol karena didukung dengan peralatan medis yang canggih yang belum tersedia di negara asalnya. Syukurlah kini Dayana sudah sembuh dan dapat melakukan rutinitas kesehariannya kembali.
Malformasi Chiari tipe 1 adalah jenis malformasi chiari yang paling sering terjadi. Pada Malformasi Chiari tipe 1 terjadi herniasi tonsil otak kecil melalui foramen magnum menuju tulang belakang.
Baca Juga: Berawal dari Review Skincare, Kartika Putri dan Dokter Richard Lee Saling Tantang di Meja Hijau
Kasus kelumpuhan Dayana bahkan sampai disorot oleh stasiun televisi setempat. Pada tayangan itu, tampak Dayana tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan, belajar, dan merajut di atas kursi roda. Sang ibu juga mengajak putrinya ke taman sambil mendorong kursi roda.
Segenap orang yang menyayangi Dayana seperti guru dan para wali murid di sekolahnya juga melakukan penggalangan dana untuk Dayana, bahkan sampai mengadakan konser amal. Dikabarkan Dayana harus melakukan operasi di Spanyol karena didukung dengan peralatan medis yang canggih yang belum tersedia di negara asalnya. Syukurlah kini Dayana sudah sembuh dan dapat melakukan rutinitas kesehariannya kembali.
(tsa)
Lihat Juga :