Lama Vakum, Musisi Hengky Supit Rilis Mini Album Memorabilia untuk Istri
Rabu, 20 Januari 2021 - 02:31 WIB
loading...
A
A
A
Menurut musisi kelahiran 28 Desember 1969 ini, kepergian istri untuk selamanya meninggalkan banyak kenangan yang begitu membekas dan tak terlupakan sekaligus menguras emosi serta pikirannya. Akan tetapi, tak ingin larut dalam kesedihan, Hengky kemudian merekam kisah asmaranya bersama Nathalie selama lebih dari 20 tahun menjadi karya yang dikemas dalam mini album solo bertajuk "Nathalie". Mini album yang bisa dikatakan memorabilia indah bersama istri tercinta ini berisi lima lagu, salah satunya berjudul "All I Wanna Do". Lirik lagu itu dibuat Hengky bersama istrinya semasa hidup.
“Album ini dibuat berdua dengan almarhum. Album ini sebuah bentuk dedikasi untuk istri yang dituangkan dalam album sebagai memorabilia antara saya dengan istri. Sejujurnya, saya agak terpukul dengan kehilangan istri, selama 2-3 bulan belum bisa apa-apa. Tak ingin terus larut dalam kesedihan, kemudian timbul ide buat sesuatu untuk istri, jangan tertelan dalam duka. Jadi itu saya tuangkan dalam mini album," ujar Hengky pada virtual press conference, baru-baru ini.
Baca Juga: Rilis Album ke-24, Suntikan Vaksin Slank untuk Slankers di Tengah Pandemi
Musisi yang pernah mencapai range suara hingga 4 oktaf ini berharap mini album yang menjadi persembahan spesial kepada mendiang istrinya bisa diterima dan direspon baik oleh pecinta musik, terutama fans yang sudah lama menantikan karya terbaru darinya.
Sebagai informasi, Hengky Supit dikenal dan populer sebagai musisi rock di era '90-an. Sebelum gabung dengan band rock Whizzkid, Hengky dan Abdee bersama Theo Kamudi (keyboard) dan Ferry HK (drum), menghidupkan nama 'Interview', band yang dilahirkan mereka saat masih berdomisili di kota kelahiran Palu. Sebelum memutuskan pindah ke Amsterdam bersama istri, Hengky yang punya karakter vokal khas telah melahirkan sejumlah hits lewat album solo bertajuk 'Isi Hati' dan 'Bila Engkau Izinkan'.
“Album ini dibuat berdua dengan almarhum. Album ini sebuah bentuk dedikasi untuk istri yang dituangkan dalam album sebagai memorabilia antara saya dengan istri. Sejujurnya, saya agak terpukul dengan kehilangan istri, selama 2-3 bulan belum bisa apa-apa. Tak ingin terus larut dalam kesedihan, kemudian timbul ide buat sesuatu untuk istri, jangan tertelan dalam duka. Jadi itu saya tuangkan dalam mini album," ujar Hengky pada virtual press conference, baru-baru ini.
Baca Juga: Rilis Album ke-24, Suntikan Vaksin Slank untuk Slankers di Tengah Pandemi
Musisi yang pernah mencapai range suara hingga 4 oktaf ini berharap mini album yang menjadi persembahan spesial kepada mendiang istrinya bisa diterima dan direspon baik oleh pecinta musik, terutama fans yang sudah lama menantikan karya terbaru darinya.
Sebagai informasi, Hengky Supit dikenal dan populer sebagai musisi rock di era '90-an. Sebelum gabung dengan band rock Whizzkid, Hengky dan Abdee bersama Theo Kamudi (keyboard) dan Ferry HK (drum), menghidupkan nama 'Interview', band yang dilahirkan mereka saat masih berdomisili di kota kelahiran Palu. Sebelum memutuskan pindah ke Amsterdam bersama istri, Hengky yang punya karakter vokal khas telah melahirkan sejumlah hits lewat album solo bertajuk 'Isi Hati' dan 'Bila Engkau Izinkan'.
(tsa)
Lihat Juga :