Plasma Darah Tingkatkan Angka Kesembuhan Pasien COVID-19
Rabu, 20 Januari 2021 - 08:08 WIB
loading...
Dengan menjadi donor plasma darah, masyarakat turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan pasien COVID-19. Foto Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Saat ini Indonesia sedang menyiapkan bank donor plasma konvalesen yang bertujuan untuk terapi pasien COVID-19 yang membutuhkan. Dalam hal ini, semua masyarakat Indonesia khususnya para penyintas COVID-19 dapat berkontribusi untuk meningkatkan angka kesembuhan.
Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito, hal ini juga menjadi bentuk semangat gotong royong dalam penanganan pandemi COVID-19. Di mana masyarakat ikut berperan meningkatkan angka kesembuhan melalui terapi plasma konvalesen.
Baca Juga: Dibenami Banyak Magnet, iPhone 12 Disebut Bisa Ganggu Alat Implan Jantung
"Dengan menjadi donor, masyarakat turut berkontribusi dalam menjunjung tinggi semangat gotong royong guna meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan pasien COVID-19, utamanya pada kasus gejala berat dan kritis," ujar Prof. Wiku belum lama ini.
Dengan sinergi yang baik dari seluruh lapisan masyarakat dalam penanganan COVID-19, Wiku berharap kualitas penanganan COVID-19 secara nasional dapat meningkat. Dengan kualitas penanganan COVID-19 yang semakin membaik, maka semakin banyak nyawa yang bisa diselamatkan.
Terapi plasma konvalesen diambil dari plasma darah pasien yang terdiagnosa COVID-19 sudah 14 hari dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 yang ditandai dengan pemeriksaan swab menggunakan RT-PCR sebanyak satu kali dengan hasil negatif. Saat ini terapi tersebut sudah bisa diakses masyarakat melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
"Saat ini terapi plasma konvalesen sudah dapat diakses masyarakat yang membutuhkan melalui Palang Merah Indonesia di pusat," sebut Prof. Wiku.
Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito, hal ini juga menjadi bentuk semangat gotong royong dalam penanganan pandemi COVID-19. Di mana masyarakat ikut berperan meningkatkan angka kesembuhan melalui terapi plasma konvalesen.
Baca Juga: Dibenami Banyak Magnet, iPhone 12 Disebut Bisa Ganggu Alat Implan Jantung
"Dengan menjadi donor, masyarakat turut berkontribusi dalam menjunjung tinggi semangat gotong royong guna meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan pasien COVID-19, utamanya pada kasus gejala berat dan kritis," ujar Prof. Wiku belum lama ini.
Dengan sinergi yang baik dari seluruh lapisan masyarakat dalam penanganan COVID-19, Wiku berharap kualitas penanganan COVID-19 secara nasional dapat meningkat. Dengan kualitas penanganan COVID-19 yang semakin membaik, maka semakin banyak nyawa yang bisa diselamatkan.
Terapi plasma konvalesen diambil dari plasma darah pasien yang terdiagnosa COVID-19 sudah 14 hari dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 yang ditandai dengan pemeriksaan swab menggunakan RT-PCR sebanyak satu kali dengan hasil negatif. Saat ini terapi tersebut sudah bisa diakses masyarakat melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
"Saat ini terapi plasma konvalesen sudah dapat diakses masyarakat yang membutuhkan melalui Palang Merah Indonesia di pusat," sebut Prof. Wiku.
Lihat Juga :