Kemenparekraf Gandeng Asprindo Kembangkan Desa Wisata
Sabtu, 23 Januari 2021 - 00:09 WIB
loading...
Kemenparekraf/Baparekraf menggandeng Asprindo untuk membahas kemitraan melalui Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan desa wisata di Indonesia. Foto/Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggandeng Asosiasi Pengusaha Pribumi Indonesia (Asprindo) untuk membahas kemitraan melalui Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan desa wisata di Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa Asprindo memiliki program yang terfokus pada desa wisata yang dapat dikolaborasikan dengan Kemenparekraf.
Baca juga: Demi Kenyamanan Wisatawan, Kemenparekraf Bakal Revitalisasi Toilet
"Terkait dengan desa wisata, kita sangat fokus ke sana. Sebab Asprindo juga memiliki program yang berkaitan dengan desa wisata yang bisa kita kolaborasikan. Jadi nanti ada 244 desa wisata yang kita harap dapat dikembangkan," kata Menparekraf Sandiaga dalam keterangan resminya, Kamis (21/1).
Desa wisata telah menjadi tren pariwisata dunia, yang menawarkan pengalaman liburan otentik di tengah lingkungan santai dan sehat. “Untuk itu diperlukan program-program sinergi mengembangkan desa wisata agar memunculkan daya tarik wisatawan,” bebernya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa Asprindo memiliki program yang terfokus pada desa wisata yang dapat dikolaborasikan dengan Kemenparekraf.
Baca juga: Demi Kenyamanan Wisatawan, Kemenparekraf Bakal Revitalisasi Toilet
"Terkait dengan desa wisata, kita sangat fokus ke sana. Sebab Asprindo juga memiliki program yang berkaitan dengan desa wisata yang bisa kita kolaborasikan. Jadi nanti ada 244 desa wisata yang kita harap dapat dikembangkan," kata Menparekraf Sandiaga dalam keterangan resminya, Kamis (21/1).
Desa wisata telah menjadi tren pariwisata dunia, yang menawarkan pengalaman liburan otentik di tengah lingkungan santai dan sehat. “Untuk itu diperlukan program-program sinergi mengembangkan desa wisata agar memunculkan daya tarik wisatawan,” bebernya.
Lihat Juga :