Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Protokol Kesehatan Pariwisata di Batam

loading...
Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Protokol Kesehatan Pariwisata di Batam
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno memastikan penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Foto/Wilda Fajriah.
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Batam, Kepulauan Riau.

Menparekraf Sandiaga tiba di bandara Hang Nadim (BTH) Batam, Kepri, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 07.45 WIB dan disambut oleh Asisten II Gubernur Kepulauan Riau, Syamsul Bahrum. Ia mengatakan kunjungannya ini untuk meninjau industri kreatif di Batam yang berkembang dengan cukup pesat.

Baca juga: Kunjungi Batam, Menparekraf Kaji Kemungkinan Travel Bubble

"Batam ini punya potensi yang luar biasa, karena industri kreatifnya berkembang dengan sangat pesat. Jadi target kami dari kunjungan ini adalah bagaimana mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, bagaimana kita mempersiapkan juga destinasi wisata dan ekonomi kreatif dan bagaimana kita bangkit dan pulih pascapandemi ini," kata Sandiaga.



"Kunci kita untuk bisa mengatasi COVID-19 adalah pertama patuh dulu kepada protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan. Yang kedua testing, tracing, dan isolasi mandiri. Tadi saya menggunakan fasilitas e-HAC yang pelayanannya sangat baik dari bandara ini, jadi saya ucapkan terima kasih," ungkap Sandiaga.

Selain itu, berdasarkan data yang diperoleh, Sandiaga menuturkan ada penurunan angka penularan COVID-19 dalam dua pekan terakhir. Sehingga, tidak menutup kemungkinan border tourism dapat diterapkan di Batam pasca pandemi COVID-19.

"Jika Batam mengalami angka penularan yang terus menurun dan zero community infection, ini kita mungkin bisa menerapkan border tourism dan menjadikan Batam sebagai gerbang Indonesia yang lain setelah Bali," ungkapnya.



Baca juga: Kaya Wisata Laut, Batam Jadi Magnet Ratusan Ribu Wisatawan Mancanegara

Sandiaga menlanjutkan, yang akan dilakukan pertama adalah aspek kesehatannya, dan tentunya di lingkungan pariwisata dan ekonomi kreatif bagaimana kita mulai merencanakan program-program stimulus agar pariwisata ekonomi kreatif kita bisa bangkit.
(tdy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top