Yuk, Kenali Gejala Virus Nipah yang Bisa Sebabkan Koma

Rabu, 27 Januari 2021 - 10:36 WIB
loading...
Yuk, Kenali Gejala Virus...
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mewanti-wanti tentang virus Nipah yang bisa menyebabkan seseorang koma. Foto/doctoroncallnepal.
A A A
JAKARTA - Munculnya virus Nipah membuat masyarakat khawatir. Kabarnya virus ini lebih kuat dari covid-19, yang sampai saat ini masih belum berakhir.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mewanti-wanti, seseorang yang terjangkit virus Nipah bisa menyebabkan koma sekira 24-48 jam. Anda pun harus mengetahui gejala lainnya.

Baca juga: Waspada! Virus Nipah Jadi Pandemi Baru di Asia, Kenali Penyakitnya

Menurut WHO, jika terinfeksi virus Nipah berkisar dari infeksi asimtomatik hingga infeksi pernapasan akut, kejang, dan ensefalitis yang fatal.

Orang yang terinfeksi awalnya mengalami gejala yang meliputi demam, sakit kepala, mialgia, muntah dan sakit tenggorokan. Ini dapat diikuti dengan pusing, mengantuk, kesadaran yang berubah, dan tanda-tanda neurologis yang mengindikasikan ensefalitis akut.

Beberapa orang juga dapat mengalami pneumonia atipikal dan masalah pernapasan yang parah, termasuk gangguan pernapasan akut. Ensefalitis dan kejang terjadi pada kasus yang parah, berkembang menjadi koma dalam waktu 24 hingga 48 jam.

Setelah terjadinya gejala, dilakukan masa inkubasi dari 4 hingga 14 hari tetapi periode inkubasi selama 45 hari juga telah dilaporkan.

Kebanyakan orang sembuh total, meskipun beberapa dibiarkan dengan kondisi neurologis sisa setelah ensefalitis akut. Beberapa kasus kambuh juga telah dilaporkan.

Tingkat kematian kasus infeksi virus Nipah diperkirakan 40-75% tetapi dapat bervariasi berdasarkan wabah tergantung pada pengawasan dan manajemen klinis di daerah yang terkena.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Corona, Virus Nipah dengan Tingkat Kematian 75% Ancam Asia

Hingga saat ini, belum ada obat atau vaksin yang secara khusus menargetkan infeksi virus Nipah. Akan tetapi, WHO telah mengidentifikasi Nipah sebagai penyakit prioritas untuk Penelitian dan Pengembangan WHO.

Perawatan suportif intensif juga direkomendasikan untuk mengobati komplikasi pernapasan dan neurologis yang parah.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Thailand hingga Singapura...
Thailand hingga Singapura Perketat Kawasan, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek
Bagaimana Penularan...
Bagaimana Penularan Virus Nipah? Ini Penjelasan Ahli Epidemiologi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved