Bangkrut Gara-gara Corona, Airy Rooms Stop Beroperasi Per 31 Mei
Sabtu, 16 Mei 2020 - 13:36 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.ist
A
A
A
JAKARTA - Startup agregator Airy Rooms resmi mengumumkan penghentian semua kegiatan operasional, termasuk kemitraan dengan mitra properti di Indonesia, pada akhir Mei ini.
Setelah tanggal tersebut, segala jenis transaksi pembelian serta pemesanan akomodasi dan tiket pesawat tidak dapat dilakukan lagi melalui platform Airy (situs www.airyrooms.com dan aplikasi Airy), serta Online Travel Agent (OTA) yang bermitra dengan Airy.
CEO Airy Rooms Indonesia, Louis Alfonso Kodoatie mengatakan, keputusan penghentian seluruh kegiatan operasional terpaksa diambil meskipun sangat sulit.
“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kondisi pasar yang nyaris tumbang akibat pandemi COVID-19 serta tantangan ekonomi yang sangat berat. Tentunya kami sangat menyesal akan keputusan ini," ungkap Louis dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (15/5/2020).
(Baca: H&M Sumbang Ribuan Masker dan APD untuk Penanganan COVID-19 di Jabar)
Pandemi COVID-19 telah menjadi isu besar bagi hampir seluruh industri, terutama sektor pariwisata, termasuk Airy sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di sektor ini.
Selama beberapa bulan terakhir, Airy mengalami penurunan penjualan yang sangat signifikan, serta menerima permintaan pengembalian dana yang sangat tinggi dari para pengguna. Situasi ini menyebabkan penurunan bisnis yang sangat besar.
Setelah tanggal tersebut, segala jenis transaksi pembelian serta pemesanan akomodasi dan tiket pesawat tidak dapat dilakukan lagi melalui platform Airy (situs www.airyrooms.com dan aplikasi Airy), serta Online Travel Agent (OTA) yang bermitra dengan Airy.
CEO Airy Rooms Indonesia, Louis Alfonso Kodoatie mengatakan, keputusan penghentian seluruh kegiatan operasional terpaksa diambil meskipun sangat sulit.
“Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kondisi pasar yang nyaris tumbang akibat pandemi COVID-19 serta tantangan ekonomi yang sangat berat. Tentunya kami sangat menyesal akan keputusan ini," ungkap Louis dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (15/5/2020).
(Baca: H&M Sumbang Ribuan Masker dan APD untuk Penanganan COVID-19 di Jabar)
Pandemi COVID-19 telah menjadi isu besar bagi hampir seluruh industri, terutama sektor pariwisata, termasuk Airy sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di sektor ini.
Selama beberapa bulan terakhir, Airy mengalami penurunan penjualan yang sangat signifikan, serta menerima permintaan pengembalian dana yang sangat tinggi dari para pengguna. Situasi ini menyebabkan penurunan bisnis yang sangat besar.
Lihat Juga :