Indonesia Beruntung Bisa Masuk 40 Negara Pertama yang Vaksinasi
Sabtu, 30 Januari 2021 - 11:38 WIB
loading...
Saat ini pengadaan vaksin di Indonesia sudah bisa mendapatkan 4 jenis vaksin dari berbagai macam perusahaan farmasi. / Foto: dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah tampak serius dalam menangani Covid-19 di Tanah Air. Hal ini terbukti dengan didatangkannya vaksin Sinovac dalam upaya memutus mata rantai Covid-19. Saat ini, proses vaksinasi mulai dilakukan dengan tenaga kesehatan (nakes) sebagai prioritas utama karena dianggap sebagai kelompok rentan yang mudah terpapar Covid-19.
Baca juga: Menkes Budi Ungkap Alasan Kenapa Indonesia Harus Gercep dalam Proses Vaksinasi Covid-19
Alur vaksinasi di Indonesia ini dilakukan secara bertahap mulai dari nakes, pekerja publik, lansia dan masyarakat umum dengan total sasaran keseluruhan pelaksanaan vaksin Covid-19 mencapai 181.554.465 yang dijadwalkan hingga Maret 2022. Saat ini pemerintah masih berupaya mendatangkan sejumlah dosis vaksin untuk memenuhi program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini pengadaan vaksin di Indonesia sudah bisa mendapatkan 4 jenis vaksin dari berbagai macam perusahaan farmasi. Di antaranya Sinovac sudah mendapatkan kontrak sebanyak 125 juta, lalu Pfizer sebanyak 50 juta, AstraZeneca sebanyak 50 juta, dan Novavax dengan kontrak 50 juta.
"Pengamanan ini untuk menghindari blok apabila ada negara-negara lain yang menginginkan vaksin. Kita berkejasama dengan World Helath Organization (WHO) dan aktif berkomunikasi dengan Gavi. Gavi menjanjikan vaksin mulai 18 juta vaksin hingga 108 juta vaksin yang akan diberikan secara gratis," terang Menkes Budi dalam Webinar Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit yang disiarkan langsung MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/1/2021).
Baca juga: Menkes Budi Ungkap Alasan Kenapa Indonesia Harus Gercep dalam Proses Vaksinasi Covid-19
Alur vaksinasi di Indonesia ini dilakukan secara bertahap mulai dari nakes, pekerja publik, lansia dan masyarakat umum dengan total sasaran keseluruhan pelaksanaan vaksin Covid-19 mencapai 181.554.465 yang dijadwalkan hingga Maret 2022. Saat ini pemerintah masih berupaya mendatangkan sejumlah dosis vaksin untuk memenuhi program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini pengadaan vaksin di Indonesia sudah bisa mendapatkan 4 jenis vaksin dari berbagai macam perusahaan farmasi. Di antaranya Sinovac sudah mendapatkan kontrak sebanyak 125 juta, lalu Pfizer sebanyak 50 juta, AstraZeneca sebanyak 50 juta, dan Novavax dengan kontrak 50 juta.
"Pengamanan ini untuk menghindari blok apabila ada negara-negara lain yang menginginkan vaksin. Kita berkejasama dengan World Helath Organization (WHO) dan aktif berkomunikasi dengan Gavi. Gavi menjanjikan vaksin mulai 18 juta vaksin hingga 108 juta vaksin yang akan diberikan secara gratis," terang Menkes Budi dalam Webinar Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit yang disiarkan langsung MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/1/2021).
Lihat Juga :