Inovasi Tepung Bumbu Bervitamin untuk Asupan Nutrisi Keluarga
Minggu, 31 Januari 2021 - 09:31 WIB
loading...
PT Sasa Inti meluncurkan Sasa Tepung Bumbu bervitamin dengan inovasi Sasa Platinum Care+ yang dilengkapi beragam kandungan nutrisi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sebagai upaya untuk memberi kebaikan kepada masyarakat dengan mengedepankan kesehatan, PT Sasa Inti meluncurkan Sasa Tepung Bumbu bervitamin dengan inovasi Sasa Platinum Care+ yang dilengkapi beragam kandungan nutrisi bermanfaat untuk mendukung kelengkapan gizi keluarga Indonesia.
GM Marketing PT Sasa Inti Albert Dinata menjelaskan, masyarakat Indonesia membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kelengkapan nutrisi.
Baca Juga: Resep Teri Krispi yang Super Renyah dan Tahan Lama
“Sasa Tepung Bumbu bervitamin berlabel ‘Sasa Platinum Care+’ ini terfortifikasi dengan kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan untuk penuhi nutrisi sekaligus memberikan manfaat kesehatan lebih lengkap,” kata Albert dalam Webinar Online Peluncuran Sasa Tepung Bumbu Bervitamin, belum lama ini.
Menurutnya, kehadiran produk ini sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menekankan pentingnya kualitas SDM, kondisi yang berkaitan erat dengan asupan gizi setiap individu. Faktanya, sebagian penduduk hingga kini masih mengalami gizi buruk, stunting, dan obesitas.
GM Marketing PT Sasa Inti Albert Dinata menjelaskan, masyarakat Indonesia membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kelengkapan nutrisi.
Baca Juga: Resep Teri Krispi yang Super Renyah dan Tahan Lama
“Sasa Tepung Bumbu bervitamin berlabel ‘Sasa Platinum Care+’ ini terfortifikasi dengan kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan untuk penuhi nutrisi sekaligus memberikan manfaat kesehatan lebih lengkap,” kata Albert dalam Webinar Online Peluncuran Sasa Tepung Bumbu Bervitamin, belum lama ini.
Menurutnya, kehadiran produk ini sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menekankan pentingnya kualitas SDM, kondisi yang berkaitan erat dengan asupan gizi setiap individu. Faktanya, sebagian penduduk hingga kini masih mengalami gizi buruk, stunting, dan obesitas.
Lihat Juga :