Waspadai Jantung Berdebar dan Berdetak Tak Beraturan
Jum'at, 05 Februari 2021 - 23:03 WIB
loading...
Jantung berdebar merupakan kondisi ketika jantung berdetak lebih kencang dan lebih cepat ketimbang biasanya. Anda pun harus mewaspadainya. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Pada umumnya suara detak jantung sulit didengar tanpa menggunakan alat. Jika Anda mendengar suara detak jantung tanpa alat, Anda patut waspada dengan kesehatan jantung . Apalagi, jika terasa jantung berdebar dengan irama cepat serta muncul gejala, seperti keringat dingin, pusing, susah bernapas, dan gelisah.
Dikutip laman Primaya Evasari Hospital, jantung berdebar merupakan kondisi ketika jantung berdetak lebih kencang dan lebih cepat ketimbang biasanya. Kadang kala irama detak jantung juga tak beraturan, namun jantung berdebar sebetulnya tak senantiasa menandakan adanya penyakit jantung. Yang patut menjadi kewaspadaan adalah kondisi itu kerap terjadi tanpa penyebab pasti.
Baca juga: Wanita yang Mengidap Diabetes saat Hamil, Berisiko Kena Penyakit Jantung di Masa Tua
Masalah pada jantung yang kerap memicu jantung berdebar adalah fibrilasi atrium, kondisi ketika irama detak jantung berjalan cepat dan tak teratur. Selain menyebabkan gangguan fungsi jantung, seperti henti jantung mendadak, fibrilasi atrium bisa memicu stroke.
Para dokter spesialis jantung mengidentifikasi gaya hidup berperan penting sebagai faktor risiko terhadap pasien fibrilasi atrium.
Untuk itu, perlu modifikasi gaya hidup untuk memulihkan kualitas hidup bagi mereka yang kerap merasa jantung berdebar akibat masalah jantung.
Ada beberapa faktor gaya hidup yang berhubungan dengan penyakit jantung, seperti Kebiasaan merokok, sering minum minuman berkafein, misalnya kopi, teh, serta minuman bersoda dan minuman energi, suka mengonsumsi minuman beralkoho, stres yang bisa memicu depresi, menggunakan obat-obatan terlarang hingga hobi berolahraga yang menguras fisik.
Baca juga: Kenali Faktor Risiko Penyakit Jantung seperti Dialami Kang Pipit Preman Pensiun
Orang yang menjalankan gaya hidup tersebut tidak selalu menunjukkan gejala penyakit jantung. Perlu pemeriksaan jantung di rumah sakit untuk memastikan ada-tidaknya masalah pada kinerja jantung.
Bila punya gaya hidup itu dan kerap merasa jantung berdebar, jangan tunda datang ke dokter spesialis jantung untuk menjalani pemeriksaan.
Dikutip laman Primaya Evasari Hospital, jantung berdebar merupakan kondisi ketika jantung berdetak lebih kencang dan lebih cepat ketimbang biasanya. Kadang kala irama detak jantung juga tak beraturan, namun jantung berdebar sebetulnya tak senantiasa menandakan adanya penyakit jantung. Yang patut menjadi kewaspadaan adalah kondisi itu kerap terjadi tanpa penyebab pasti.
Baca juga: Wanita yang Mengidap Diabetes saat Hamil, Berisiko Kena Penyakit Jantung di Masa Tua
Masalah pada jantung yang kerap memicu jantung berdebar adalah fibrilasi atrium, kondisi ketika irama detak jantung berjalan cepat dan tak teratur. Selain menyebabkan gangguan fungsi jantung, seperti henti jantung mendadak, fibrilasi atrium bisa memicu stroke.
Para dokter spesialis jantung mengidentifikasi gaya hidup berperan penting sebagai faktor risiko terhadap pasien fibrilasi atrium.
Untuk itu, perlu modifikasi gaya hidup untuk memulihkan kualitas hidup bagi mereka yang kerap merasa jantung berdebar akibat masalah jantung.
Ada beberapa faktor gaya hidup yang berhubungan dengan penyakit jantung, seperti Kebiasaan merokok, sering minum minuman berkafein, misalnya kopi, teh, serta minuman bersoda dan minuman energi, suka mengonsumsi minuman beralkoho, stres yang bisa memicu depresi, menggunakan obat-obatan terlarang hingga hobi berolahraga yang menguras fisik.
Baca juga: Kenali Faktor Risiko Penyakit Jantung seperti Dialami Kang Pipit Preman Pensiun
Orang yang menjalankan gaya hidup tersebut tidak selalu menunjukkan gejala penyakit jantung. Perlu pemeriksaan jantung di rumah sakit untuk memastikan ada-tidaknya masalah pada kinerja jantung.
Bila punya gaya hidup itu dan kerap merasa jantung berdebar, jangan tunda datang ke dokter spesialis jantung untuk menjalani pemeriksaan.
(tdy)
Lihat Juga :