Lee X H&M Berkolaborasi untuk Hasilkan Denim Berkelanjutan Generasi Berikutnya
Minggu, 07 Februari 2021 - 23:30 WIB
loading...
Lee x H&M adalah kolaborasi ambisius yang mengutamakan keberlanjutan dalam desain. Foto/Lee x H&M
A
A
A
JAKARTA - Brand asal Swedia H&M mengumumkan kolaborasi dengan label denim asal Amerika, Lee, untuk menampilkan produk berkelanjutan generasi berikutnya. Ini adalah kolaborasi holistik dengan teknologi di setiap tahap desain dan produksi, dari jeans katun daur ulang 100% pertama H&M hingga back patches vegan yang terbuat dari gabus.
Untuk pertama kali, H&M juga bakal membagikan data Life Cycle Assessment (LCA) di hm.com yang menunjukkan dampak air, C02, dan energi setiap produk bahan dari mentah hingga akhir penggunaan. Transparansi ini diimbangi dengan sisi positif fashion dengan siluet oversized dan membungkus badan, serta bentuk pakaian workwear yang menggambarkan warisan Lee.
Baca Juga: Tips Pilih Skin Care yang Tepat Agar Kulit Wajah Tetap Sehat
Lee x H&M menampilkan koleksi untuk wanita, pria, dan anak-anak, serta tersedia secara online maupun di beberapa toko offline H&M tertentu sejak Kamis (4/2) lalu.
“Kami senang bekerja sama dengan Lee untuk mendorong perubahan. Perubahan pakaian denim yang lebih berkelanjutan dan sirkular. Kami melihat setiap detail dan saling menantang dengan cara yang positif," kata desainer H&M Jon Loman melalui siaran resminya, Sabtu (6/2).
"Sungguh luar biasa bekerja dengan desain ikonik Lee dan memberi mereka sedikit cita rasa kami, yang dapat kami bagikan ke pecinta denim H&M di seluruh dunia,” lanjutnya.
Lee x H&M adalah kolaborasi ambisius yang mengutamakan keberlanjutan dalam desain. Kedua brand mengambil pendekatan holistik, melihat setiap tahap produksi denim. Kain sangat penting, seperti jeans katun daur ulang 100% pertama H&M, terbuat dari 80% limbah pasca-industri, dan 20% limbah pasca-konsumen. Ada juga denim bebas kapas, dibuat dari serat buatan yang dapat diperbarui, serta pewarna hemat air dan pencucian denim berdampak rendah yang diverifikasi oleh pihak ketiga untuk konsumsi air, bahan kimia, juga pemakaian energinya.
Untuk pertama kali, H&M juga bakal membagikan data Life Cycle Assessment (LCA) di hm.com yang menunjukkan dampak air, C02, dan energi setiap produk bahan dari mentah hingga akhir penggunaan. Transparansi ini diimbangi dengan sisi positif fashion dengan siluet oversized dan membungkus badan, serta bentuk pakaian workwear yang menggambarkan warisan Lee.
Baca Juga: Tips Pilih Skin Care yang Tepat Agar Kulit Wajah Tetap Sehat
Lee x H&M menampilkan koleksi untuk wanita, pria, dan anak-anak, serta tersedia secara online maupun di beberapa toko offline H&M tertentu sejak Kamis (4/2) lalu.
“Kami senang bekerja sama dengan Lee untuk mendorong perubahan. Perubahan pakaian denim yang lebih berkelanjutan dan sirkular. Kami melihat setiap detail dan saling menantang dengan cara yang positif," kata desainer H&M Jon Loman melalui siaran resminya, Sabtu (6/2).
"Sungguh luar biasa bekerja dengan desain ikonik Lee dan memberi mereka sedikit cita rasa kami, yang dapat kami bagikan ke pecinta denim H&M di seluruh dunia,” lanjutnya.
Lee x H&M adalah kolaborasi ambisius yang mengutamakan keberlanjutan dalam desain. Kedua brand mengambil pendekatan holistik, melihat setiap tahap produksi denim. Kain sangat penting, seperti jeans katun daur ulang 100% pertama H&M, terbuat dari 80% limbah pasca-industri, dan 20% limbah pasca-konsumen. Ada juga denim bebas kapas, dibuat dari serat buatan yang dapat diperbarui, serta pewarna hemat air dan pencucian denim berdampak rendah yang diverifikasi oleh pihak ketiga untuk konsumsi air, bahan kimia, juga pemakaian energinya.
Lihat Juga :